HUBUNGAN ANTARA PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING PADA ASPEK KEMANDIRIAN DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN SEJARAH KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 GEDONG TATAAN TAHUN AJARAN 2018/2019

Main Author: ANDRE MUSTOFA MEIHAN, 1513033043
Format: Bachelors NonPeerReviewed Book Report
Terbitan: FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN , 2018
Subjects:
Online Access: http://digilib.unila.ac.id/55198/1/ABSTRAK.pdf
http://digilib.unila.ac.id/55198/2/SKRIPSI%20FULL.pdf
http://digilib.unila.ac.id/55198/3/SKRIPSI%20TANPA%20BAB%20PEMBAHASAN.pdf
http://digilib.unila.ac.id/55198/
Daftar Isi:
  • Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh peneliti di kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gedong Tataan, proses belajar mengajar belum efektif dan optimal. Guru masih menjadi pusat dalam kegiatan pembelajaran atau istilahnya teacher centered, sehingga masih banyak siswa yang bersifat pasif pada saat pelajaran berlangsung. Proses pembelajaran yang tidak efektif dan optimal tentunya akan menghambat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu langkah untuk menyelasaikan masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran yang sesuai dengan keadaan siswa, yaitu model pembelajaran Problem Posing. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Apakah ada hubungan antara penggunaan model pembelajaran Problem Posing pada aspek kemandirian dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gedong Tataan tahun ajaran 2018/2019 ?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara penggunaan model pembelajaran Problem Posing pada aspek kemandirian dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gedong Tataan tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Pre- Eksperimental Design dengan desain penelitian menggunakan One-Shot Case Studi. Teknik analisis data menggunakan rumus koefisien korelasi Jaspen’s (M). Hasil penelitian menunjukan nilai Koefisien Korelasi Jaspen’s (M) adalah 0,51. Berdasarkan tabel interpretasi korelasi, nilai koefisien korelasi Jaspen’s sebesar 0,51 termasuk dalam kategori kekuatan hubungan cukup berarti atau sedang. Dengan demikian dapat disimpulkan, ada hubungan antara penggunaan model pembelajaran Problem Posing pada aspek kemandirian dengan kemampuan berpikir kritis siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas XI IPS SMA Negeri 1 Gedong Tataan tahun ajaran 2018/2019. Kata Kunci: Hubungan, Problem Posing, kemandirian, Kritis