Perbedaan Fase Mitosis Tiga Spesies (Genus Allium) Berdasarkan Waktu Pembelahan Sel Sebagai Media Pembelajaran Biologi
Main Author: | Cahyono, Eko |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
, 2016
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://eprints.umm.ac.id/33356/1/jiptummpp-gdl-ekocahyono-44082-1-pendahul-n.pdf http://eprints.umm.ac.id/33356/2/jiptummpp-gdl-ekocahyono-44082-2-bab1.pdf http://eprints.umm.ac.id/33356/ |
Daftar Isi:
- Keyword : Fase Mitosis, Genus Allium, Waktu Pembelahan Sel Fase mitosis adalah proses pembagian genom yang telah digandakan oleh kedua sel yang identik yang dihasilkan oleh pembelahan sel. Mitosis umunya diikuti oleh sitokinesis yang membagi sitoplasma dan membran sel. Proses ini menghasilkan dua sel anak yang identik yang memiliki distribusi organel dan komponen sel yang sama, untuk melihat fase-fase mitosis paling mudah menggunakan tanaman dari Genus Allium dikarenakan memiliki jumlah kromosom 16 dan memiliki kromosom yang sangat besar, sehingga membantu dalam mempelajari fase mitosis. Hal yang terpenting untuk mengetahui fase mitosis yaitu mengetahui waktu pembelahan selnya. Waktu pembelahan sel mitosis terjadi pada pagi hari, dikarenakan pada pagi hari sel-sel aktif membelah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jam berapa pembelahan sel mitosis tertinggi pada tiga spesies (Genus Allium). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. fase pembelahan sel mitosis yang diamati berasal dari tiga spesies Genus Allium (Allium ascalonicum, Allium cepa, dan Allium fistulosum). Metode yang digunakan untuk mengamati fase pembelahan mitosis menggunakan metode squash yaitu suatu metode untuk mendapatkan suatu sediaan dengan cara memencet suatu potongan jaringan atau suatu organisme secara keseluruhan sehingga didapatkan sediaan yang tipis dan dapat dilihat dibawah mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelahan sel tertinggi pada Allium ascalonikum yaitu pada jam 06.00 dengan nilai indeks mitosis 56,32%, Allium cepa pembelahan tertinggi pada jam 12.00 dengan nilai indeks mitosis 57,19%, sedangakan pada Allium fistulosum pembelahan paling tertinggi pada jam 06.00 dengan nilai indeks mitosis 55,29%.