PENGARUH PENAMBAHAN KALIUM DAN SORBITOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) PADA KONDISI CEKAMAN AIR

Main Author: NURITASARI, IKA
Format: Thesis NonPeerReviewed Book
Bahasa: eng
Terbitan: , 2006
Subjects:
Online Access: http://eprints.umm.ac.id/12820/1/PENGARUH_PENAMBAHAN_KALIUM.pdf
http://eprints.umm.ac.id/12820/
ctrlnum 12820
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><relation>http://eprints.umm.ac.id/12820/</relation><title>PENGARUH PENAMBAHAN KALIUM DAN SORBITOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) PADA KONDISI CEKAMAN AIR</title><creator>NURITASARI, IKA</creator><subject>SB Plant culture</subject><description>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kalium dan sorbitol terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) pada kondisi cekaman air. &#xD; Penelitian ini dilakukan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang pada bulan September 2005-Februari 2006. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Split plot, yang terdiri dari dua faktor yaitu kalium sebagai petak utama dan sorbitol sebagai anak petak, masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali.&#xD; Pengamatan dilakukan sejak tanaman berumur 7 hari setelah tanam (HST), dengan interval 7 hari untuk parameter pertumbuhan, 3 hari untuk jumlah bunga dan buah, dan 7 hari untuk jumlah buah dan berat buah tiap panen.&#xD; Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara penambahan kalium dan sorbitol terhadap semua parameter pertumbuhan dan hasil pada semua umur pengamatan kecuali pada parameter tinggi tanaman umur 28 dan 42 HST, dan jumlah daun umur 21 HST masing-masing menghasilkan perlakuan K3S3 (kalium 200 kg/ha dan sorbitol 28 ml/l) sebagai perlakuan terbaik. Sedangkan pada parameter hasil, interaksi hanya terjadi pada parameter jumlah buah umur 84 HST, yang menghasilkan perlakuan K1S3 (kalium 100 kg/ha dan sorbitol 28 ml/l)sebagai perlakuan terbaik.&#xD; Secara terpisah penambahan kalium meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) pada parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, dan luas daun, sedangkan penambahannya pada parameter hasil tidak berpengaruh. Penyemprotan sorbitol meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) pada parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan diameter batang, sedangkan penambahannya pada parameter hasil tidak berpengaruh.</description><date>2006</date><type>Thesis:Thesis</type><type>PeerReview:NonPeerReviewed</type><type>Book:Book</type><language>eng</language><identifier>http://eprints.umm.ac.id/12820/1/PENGARUH_PENAMBAHAN_KALIUM.pdf</identifier><identifier> NURITASARI, IKA (2006) PENGARUH PENAMBAHAN KALIUM DAN SORBITOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) PADA KONDISI CEKAMAN AIR. Other thesis, University of Muhammadiyah Malang. </identifier><recordID>12820</recordID></dc>
language eng
format Thesis:Thesis
Thesis
PeerReview:NonPeerReviewed
PeerReview
Book:Book
Book
author NURITASARI, IKA
title PENGARUH PENAMBAHAN KALIUM DAN SORBITOL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annum L.) PADA KONDISI CEKAMAN AIR
publishDate 2006
topic SB Plant culture
url http://eprints.umm.ac.id/12820/1/PENGARUH_PENAMBAHAN_KALIUM.pdf
http://eprints.umm.ac.id/12820/
contents Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kalium dan sorbitol terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) pada kondisi cekaman air. Penelitian ini dilakukan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang pada bulan September 2005-Februari 2006. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Split plot, yang terdiri dari dua faktor yaitu kalium sebagai petak utama dan sorbitol sebagai anak petak, masing-masing perlakuan diulang sebanyak tiga kali. Pengamatan dilakukan sejak tanaman berumur 7 hari setelah tanam (HST), dengan interval 7 hari untuk parameter pertumbuhan, 3 hari untuk jumlah bunga dan buah, dan 7 hari untuk jumlah buah dan berat buah tiap panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara penambahan kalium dan sorbitol terhadap semua parameter pertumbuhan dan hasil pada semua umur pengamatan kecuali pada parameter tinggi tanaman umur 28 dan 42 HST, dan jumlah daun umur 21 HST masing-masing menghasilkan perlakuan K3S3 (kalium 200 kg/ha dan sorbitol 28 ml/l) sebagai perlakuan terbaik. Sedangkan pada parameter hasil, interaksi hanya terjadi pada parameter jumlah buah umur 84 HST, yang menghasilkan perlakuan K1S3 (kalium 100 kg/ha dan sorbitol 28 ml/l)sebagai perlakuan terbaik. Secara terpisah penambahan kalium meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) pada parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, dan luas daun, sedangkan penambahannya pada parameter hasil tidak berpengaruh. Penyemprotan sorbitol meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) pada parameter pengamatan tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, dan diameter batang, sedangkan penambahannya pada parameter hasil tidak berpengaruh.
id IOS4109.12820
institution Universitas Muhammadiyah Malang
institution_id 136
institution_type library:university
library
library Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Malang
library_id 546
collection UMM Institutional Repository
repository_id 4109
city MALANG
province JAWA TIMUR
repoId IOS4109
first_indexed 2017-03-21T02:42:36Z
last_indexed 2017-03-21T02:42:36Z
recordtype dc
_version_ 1675924207324626944
score 17.538404