Methodology of Deciding Fatwa in Islam: A Case Study of Legal Decision Making in NU Organization
Main Author: | Abd Moqsith |
---|---|
Format: | Article |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
LPM IAIN Pekalongan
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://e-journal.iainpekalongan.ac.id/index.php/isjoust/article/view/1140/1219 |
Daftar Isi:
- Masalah-masalah fikih yang dihadapi umat Islam terus berjalan, sementara teks al-Qur’an dan hadits yang menjadi acuan syarai’at sudah stagnan. Teks al-Qur’an dan hadits sudah mandeg-tak bertambah, sedangkan kasus-kasus fikih terus bertambah. Padahal, tak mungkin membiarkan persoalan fikih tanpa penyelesaian. Dalam konteks itulah, sebagaimana organisasi keislaman lain, Nahdhatul Ulama (NU) aktif mengeluarkan fatwa-fatwa keagamaan. Agar fatwa keagamaan NU tak menyimpang dari ketentuan syariat Islam, maka NU telah membuat prosedur berbahtsul masail, yaitu satu forum ilmiah yang diselenggarakan untuk merespons persoalan-persoalaan fikih, baik fikih individual maupun fikih publik yang terkait dengan persoalaan publik. Dalam berfatwa atau menjawab masalah-masalah fikih, NU tak jarang hanya memungut teks fikih lama yang masih relevan. Namun, dalam kasus fikih yang tak bisa ditangani dengan teks fikih lama, maka NU dimungkinkan melakukan ilhaqul masa’il binadhairiha hingga melakukan istinbath secara jama’i.