Performa Komunikatif Program Religi Di TV Komersial: Analisis Pada Program “Wisata Hati” ANTV
Main Author: | Aries Budiono |
---|---|
Other Authors: | Gun Gun Heryanto |
Format: | Masters |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Jakarta : Fakultas Ilmu Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Universitas Syarif Hidayatullah
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/40266 |
Daftar Isi:
- xiii, 145 hlm,; 29 cm
- Manajemen produksi yang baik menjadi kata kunci terwujudnya output program televisi yang baik pula. Seluruh rangkaian proses produksi, baik mulai pra, produksi, dan post-produksi, haruslah dirancang dan dijalankan dengan mengikuti kaidah manajemen produksi yang berlaku, guna memastikan berjalannya proses yang efektif dan hasil yang memuaskan. Dalam banyak kasus, karena dikejar deadline, sebuah proses produksi dikerjakan tanpa mengikuti kaidah dan alur manajemen produksi yang baik. Akibatnya, detail rundown, content, standar teknis produksi, kurang mendapat perhatian atau bahkan diabaikan. Hal ini tentu saja akan berdampak pada materi program yang dihasilkan. Program religi di televisi komersial selama ini dipersepsikan sebagai program untuk public service dari perusahaan, dan bukan program yang bisa diharapkan mendatangkan revenue. Karenanya, di hampir semua stasiun televisi komersial, program ini ditempatkan pada jam tayang yang tidak populer. Performa program religi juga dipandang tidak bisa bersaing dengan program lainnya, semisal program-program hiburan. Benarkan persepsi tersebut? Penelitian ini dimaksudkan untuk menemukan jawaban atas pertanyaan: Bagaimanakah apresiasi televisi komersial, dalam hal ini ANTV, terhadap program religi di televisi? Faktor-faktor apa saja yang menyebabkan buruknya performa program religi di televisi komersial? Dan bagaimanakah performa komunikatif program “Wisata Hati” di ANTV? Kenapa program Wisata Hati menjadi obyek penelitian? Program ini diklasifikasikan menjadi 2 bagian: Pertama, program yang ix diproduksi indoor. Kedua, program yang diproduksi outdoor. Kedua kategori ini memiliki tampilan dan karakter yang berbeda, serta performa yang berbeda pula. Penelitian ini akan melihat bagaimana performa program Wisata Hati dalam dua kategorisasi tersebut, dengan membandingkan perolehan tv-rating dan tv-share. Kenapa capaian prestasi kategori yang satu berbeda dengan yang lain? Bagaimana proses produksi keduanya dipersiapkan dan dijalankan? Keywords: Manajemen produksi, performa komunikatif, rating & share, program religi, televisi komersial.
- Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si