Al-Jarîmah Al-Mâliyyah Fi Daw Al-Sunnah Al-Nabawiyyah Takhrîjan Wa Dirâsatan Wa Al-Talîq Alayha

Main Author: Muhammad Zamroni Ahbab
Format: Bachelors
Terbitan: Fakultas Dirasat Islamiyyah UIN Syarif Hidayatullah
Subjects:
Daftar Isi:
  • Takhrij hadis merupakan langkah awal dalam kajian penelitian hadis nabi. Memahami takhrij, manfaat, kaidah, dan metodenya merupakan suatu keharusan bagi orang yang berkecimpung dalam kajian hadis untuk melacak keberadaan suatu hadis pada sumber-sumber primer hadis. Tujuannya tak lain adalah untuk mengetahui keberadaan dan kualitas suatu hadis dalam kitab-kitab hadis. Hadis dalam kapasitasnya sebagai sumber hukum kedua setelah alqur?an merupakan rujukan primer dalam upaya penggalian dalil-dalil naqli dan keterangan lain terhadap suatu masalah atau fenomena tertentu. Kasus kriminal contohnya, hadishadis nabi dijadikan dalil keharaman tindak pidana kriminal setelah alqur?an. Selain itu hadis nabi juga terkadang menjelaskan hukuman terhadap pelaku tindak pidana kriminal baik hukuman di dunia maupun di akhirat. Skripsi ini mencoba untuk menggali hadis-hadis nabi yang berkaitan dengan tindak pidana kejahatan terhadap harta kekayaan, meliputi ghulul (penggelapan harta umat atau negara), risywah (suap-menyuap), riba, dan ihtikar (penimbunan) pada kitab-kitab hadis populer, mengkaji sanad, mengetahui kualitas hadis tersebut, mengemukakan pendapat para ulama, dan hukuman terhadap pelaku kejahatan ini. Kesimpulan dari skripsi ini adalah bahwa kualitas hadis-hadis yang ditakhrij didalamnya adalah sahih, diriwayatkan oleh al-imam al-Bukhari dan Muslim serta Ulama-ulama hadis lainnya dengan para perawi hadis yang kredibel, serta para pelaku tindak kejahatan tersebut adalah pelaku maksiat dan baginya adalah laknat Allah dan rasulNya.