Strategi pembina rohani islam dalam peningkatan ibadah shalat anak didik pemasyarakatan di lembaga pemasyarakatan klas II A Salemba Jakarta Pusat
Main Author: | Alfani Roosy Andinni |
---|---|
Format: | Bachelors |
Terbitan: |
Fakultas Iimu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
|
Subjects: |
Daftar Isi:
- Masuknya anak didik pemasyarakatan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Klas II A tentu dikarenakan mereka telah melakukan kejahatan. Ibadah shalat merupakan kewajiban setiap umat Islam dan dapat mencegah perbuatan keji dan munkar. Menentukan strategi adalah hal yang sangat penting bagi pembina rohani Islam dalam menyampaikan ajaran-ajaran Islam ketika membina anak didik pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Salemba Jakarta Pusat. Berdasarkan latar belakang di atas, maka penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran strategi pembina rohani Islam dalam peningkatan ibadah shalat di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Salemba Jakarta Pusat yang mencakup perumusan, penerapan, evaluasinya berikut dengan hasil dari strategi. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi dan strategi dakwah yang mencakup teori persuasi, keputusan inovasi, proses adopsi, peranan komunikator, proses inovasi dan adopsi. Sebagai teori pendukung, teori pembelajaran sosial digunakan untuk melihat atensi, reduksi, produksi dan motivasi anak didik pemasyarakatan pada strategi yang diterapkan oleh pembina rohani Islam. Dengan begitu, teori-teori tersebut dapat menjadi acuan peneliti untuk menganalisis strategi dan hasil strategi pembina rohani Islam dalam peningkatan ibadah shalat anak didik pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Salemba. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Desktiptif Analisis dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian setelah mendapatkan data dalam bentuk hasil catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi, data yang ada dianalisis berdasarkan teori-teori pendukung. Hasil penelitian ini menyimpulkan, strategi yang digunakan oleh pembina rohani Islam dalam peningkatan ibadah shalat anak didik pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Salemba yaitu dengan mengadakan kegiatan pengajian dan pembinaan karakter melalui teori persuasi pada perumusan strateginya dan teori perananan komunikator dalam pernerapan maupun evaluasi dalam strateginya. Dengan menggunakan media belajar audio maupun visual melalui metode ceramah, cerita, diskusi, simbolisme verbal, hukuman dan ganjaran pembina dapat dengan baik menerapaknan strateginya. Praktek shalat melalui metode demonstrasi verbal dan tausiyah dalam kegiatan pengajian dapat menunjukkan hasil dari peningkatan ibadah shalat anak didik pemasyarakatan