Peran pekerja sosial terhadap pendidikan anak-anak terlantar (studi kasus di panti sosial asuhan anak putra utama 03 Tebet Jakarta selatan)
Main Author: | FITRIYAH |
---|---|
Format: | Bachelors |
Terbitan: |
Fakultas Iimu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
|
Subjects: |
Daftar Isi:
- Pendidikan harus memiliki tujuan bagaimana masyarakat minat dan keinginannya bisa terpedayakan secara merata. Karenanya pendidikan secara praktik, harus dapat dilihat perannya dalam kehidupan masyarakat. Persoalan pendidikan seperti itu bukan saja harus mampu merealisasikan tuntutan masyarakat juga membuktikan out put yang dihasilkan di suatu lembaga pendidikan. Pendidikan adalah usaha sadar dari orang dewasa untuk membantu atau membimbing pertumbuhan dan perkembangan anak/peserta didik secara teratur dan sistematis ke arah kedewasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pekerja sosial terhadap pendidikan Warga Binaan Sosial (WBS) dan untuk mengetahui pelayanan pendidikan yang diperoleh Warga Binaan Sosial (WBS) PSAA PU 03 Tebet Jakarta Selatan. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif sehingga mendapatkan hasil penelitian yang menyajikan data yang akurat dan digambarkan secara jelas dari kondisi sebenarnya. Subyek penelitian terdiri dari pekerja sosial/pengasuh dan Warga Binaan Sosial (WBS) PSAA PU 03 Tebet Jakarta Selatan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian, maka diperoleh data bahwa: 1. Peran pekerja sosial/pengasuh di PSAA PU 03 Tebet Jakarta Selatan yang lebih dominan dimainkan yaitu sebagai pendidik dan perantara. Sebagai pendidik, pekerja sosial/pengasuh berperan dalam membina, mengawasi, serta memberikan perlindungan untuk WBS. Dan peran sebagai perantara dalam menghubungkan/memfasilitasi WBS dengan dunia pendidikan. 2. Pelayanan pendidikan yang diperoleh WBS adalah pendidikan formal berupa sekolah di luar panti dan pendidikan non formal yaitu berupa kegiatan pengisi waktu luang seperti kegiatan keterampilan komputer dan menjahit.