Pengaruh Film Laskar Pelangi Terhadap Motivasi belajar pada anak jalanan

Main Author: WULANDARI, Retno
Format: Bachelors
Terbitan: Fakultas Psikologi
Subjects:
Daftar Isi:
  • ) Film adalah media audio visual gerak. Media audio visual gerak dapat berupa film bersuara atau gambar hidup atau televisi. Film sebagai media audio visual adalah yang bersuara. Film yang dimaksud disini adalah film sebagai alat audio visual untuk pembelajaran, penerangan atau penyuluhan. Penggunaan media dalam proses belajar mengajar mempunyai nilai praktis salah satunya adalah dapat membangkitkan motivasi dan merangsang untuk belajar. Motivasi sangat berperan dalam belajar. Motivasi belajar adalah merupakan faktor psikis yang bersifat non-intelektual. Menurut Wingkel motivasi berkaitan erat dengan faktor internal, yaitu faktor yang berkaitan dengan personal dan faktor ekstenal, yaitu faktor yang berkaitan dengan lingkungan (Wingkel, 1996:56). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh film Laskar Pelangi terhadap motivasi belajar pada anak jalanan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dua kelompok, yaitu pretest-posttest control group design, skor yang dijadikan perhitungan adalah gain score, yaitu selisih antara skor pretest dan posttest. Penelitian dilaksanakan di Yayasan Bina Insan Mandiri, Depok dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang, 15 orang anak pada kelompok eksperimen dan 15 orang anak pada kelompok kontrol, yang diambil dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen pengumpul data yang digunakan adalah skala model Likert. Teknik pengolahan dan analisa data dilakukan dengan analisa statistik yang meliputi korelasi Product Moment Pearson untuk meguji validitas item, Alpha Cronbach untuk menguji reliabilitas instrumen pengumpul data, dan teknik statistik yang digunakan Independent Sample t-test dengan menggunakan SPSS 16 for window. Jumlah item valid untuk skala motivasi belajar sebanyak 40 item. Reliabilitas skala motivasi belajar adalah 0,939. Hasil dari perhitungan statistik menunjukkan nilai-t signifikan (p=0,565 > 0,05) yang berarti bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan film Laskar Pelangi terhadap motivasi belajar pada anak jalanan. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan agar dapat melakukan studi pendahuluan tentang anak jalanan dan rumah singgah, melakukan penelitian kepada sampel dibawah kelas 5 dan 6 SD atau diatas kelas 5 dan 6 SD seperti kelas 1 SMP, melaukan penelitian pada usia masa kanak-kanak awal atau pada remaja awal, dan juga lebih memperbanyak sampel.