Analisis produksi program Belajar Islam di MNC Muslim

Main Author: Danar Danu Wibowo
Format: Bachelors
Terbitan: Fakultas Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi
Subjects:
Daftar Isi:
  • Program Belajar Islam merupakan salah satu bentuk produk media massa televisi yang merupakan hasil kerjasama antara pihak MNC Muslim dengan pihak konsorsium yang beranggotakan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Paramadina, Nahdhatul Ulama, Muhammadiyah dan Alimat. Sebelum dapat dinikmati oleh khalayak luas, program Belajar Islam tentu sudah melalui serangkaian proses produksi. Proses produksi merupakan perjalanan panjang sebuah proses pembuatan acara yang melewati berbagai tahapan, melibatkan banyak sumber daya manusia (SDM) dan juga didukung berbagai macam sarana dan prasarana, serta biaya produksi. Proses produksi yang baik tentu sangat diperlukan dalam menghasilkan program yang berkualitas, karena itu dibutuhkan sebuah proses yang benar-benar penuh persiapan dan perencanaan matang serta terarah, sehingga bisa menghasilkan tayangan yang bermutu. Berdasarkan latar belakang di atas, bagaimanakah pembentukan ide dan gagasan program Belajar Islam? Bagaimanakah proses produksi program Belajar Islam? Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Karena penelitian ini membutuhkan observasi lapangan, dan juga peneliti melakukan wawancara kepada narasumber yang berkaitan dengan penelitian ini. Adapun metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, karena peneliti ingin menjabarkan atau mengambarkan bagaimana proses produksi program Belajar Islam. Pada pembentukan ide, pihak dari konsorsium mempunyai andil dalam menuangkan ide dan gagasan mulai dari pemilihan tema materi hingga pemilihan narasumber. Sedangkan pra produksinya adalah dari pihak konsorsium mengkordinasi pihak MNC Muslim mengenai tema materi dan narasumber yang akan di produksi. Lalu pelaksanaan produksinya adalah pengambilan gambar di dalam studio, dengan terlebih dahulu mengkordinasi pihak konsorsium. Selanjutnya kegiatan dalam pasca produksi adalah pengeditan gambar yang telah diambil dalam proses pelaksanaan produksi. Program Belajar Islam membahas tema-tema Islam secara mendalam, tentu mempunyai kelebihan dan kelemahan dalam proses produksinya. Kelebihan program Belajar Islam adalah pemilihan narasumber yang ahli di bidangnya, dan masyarakat juga disajikan mengenai pembahasan tema dari berbagai sudut pandang. Program ini membuktikan bahwa Islam dapat dilihat dari berbagai sudut pandang. Kelemahan program Belajar Islam adalah terbatasnya narasumber jika dibandingkan dengan tema pembahasan yang luas, sedangkan dalam proses pelaksanaan produksinya program Belajar Islam sifatnya tunda atau recording yang membuat tim produksi harus hati-hati saat proses produksi berlangsung.