Analisis musytarak (homonim) dalam al-qur'an terjemahan H>B. Jassin bacaan mulia
Main Author: | YATMI |
---|---|
Format: | Bachelors |
Terbitan: |
Fakultas Adab dan Humaniora
|
Subjects: |
Daftar Isi:
- Di jaman sekarang ini banyak sekali buku-buku hasil terjemahan,yang diterjemahkan dengan metode yang berbeda-beda sesuai dengan penerjemahnya. Menerjemahkan merupakan pengalihan pesan dari bahasa sumber ke bahasa sasaran, baik dilihat dari segi arti maupun konteks. Al-Qur�an terjemahan H.B. Jassin Bacaan Mulia, yang penulis gunakan untuk penelitian ini merupakan al-Qur�an hasil terjemahan yang diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia dengan terjemahannya yang menggunakan sentuhan puitis. Penelitian ini juga, ingin mengetahui bagaimana penerjemahan ayat-ayat yang bermakna musytarak (homonimi) yaitu kata yang mempunyai makna lebih dari satu. Yang digunakan oleh penulis dalam menerjemahkan al-Qur�an H.B. Jassin Bacaan Mulia. Apakah terjemahan tersebut pesan yang diinginkan oleh penulis tersampaikan kepada pembaca lewat hasil terjemahan tersebut. Secara umum H.B. Jassin ini lebih cenderung pada metode terjemahan harfiyah maknawiyah, meskipun ada juga sebagian ayat yang diterjemahkan secara harfiyah, dengan demikian secara keseluruhan jenisterjemahan yang dianjurkan oleh H.B. Jassin cenderung kepada penerjemahan maknawiyah dan sebagian yang lain diterjemahkan secara harfiyah.