Hubungan Pengetahuan, Sikap Ibu Hamil dan Dukungan Petugas KIA Dengan Pemberian Imunisasi Tetanus Toksoid di Wilayah Kerja Puskesmas Hutaraja Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018
Main Author: | Siregar, Desi Ramayanti |
---|---|
Other Authors: | Fauzi |
Format: | Bachelors application/pdf |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Univesitas Sumatera Utara
, 2018
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/7191 |
Daftar Isi:
- 141000214
- Immunization is one of the most cost effective health investments in preventing, reducing and eliminating certain diseases such as Tetanus disease. Tetanus is the most common cause of death in maternal and neonatal. Based on the health report of Tapanuli Selatan district, the working area of Hutaraja public health centre has the lowest coverage of Tetanus Toxoid immunization. In 2017 with of the 330 pregnant women, TT1 immunization coverage was 138(44,7%), TT2 immunization coverage was 99 (32%) where this achievement is still far from the national target of immunization is 80%. This study was aimed to look relationship between knowledge, attitude of pregnant women and health care centre officer’s support with Tetanus Toxoid immunization in the working area of Hutaraja public health centre, Tapanuli Selatan. The type of research is analytical observasional research using cross sectional approach. The sample in this research was amounted 49 people pregnant women with gestational age above 8 months who lived around in the working area of Hutaraja public health centre based on total population. The data were collected using interviews based on questionnaires and the data were analyzed using chi square test. The result showed that there was a correlation between knowledge (p=0,020), attitude (p=0,029) and health care center officers’s support (p=0,029) with Tetanus Toxoid immunization. It is expected that Hutaraja community health center officer’s can increase people’s knowledge by doing counseling and dissemination of information about Tetanus Toxoid immunization especially for pregnant women.
- Imunisasi merupakan salah satu investasi kesehatan yang paling cost effective karena terbukti dapat mencegah, mengurangi dan menghilangkan berbagai penyakit tertentu seperti penyakit tetanus. Tetanus merupakan penyebab kematian paling sering terjadi pada maternal dan neonatal. Berdasarkan laporan kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan, wilayah kerja Puskesmas Hutaraja memiliki pencapaian cakupan imunisasi Tetanus Toksoid yang masih rendah. Pada tahun 2017 dengan jumlah ibu hamil sebanyak 330 yang mendapatkan imunisasi TT1 sebanyak 138 orang (44,7%), yang mendapatkan TT2 sebanyak 99 orang (32%) dimana pencapaian ini masih jauh dari target nasional imunisasi yaitu 80%. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pengetahuan, sikap ibu hamil dan dukungan petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi Tetanus Toksoid di wilayah kerja Puskesmas Hutaraja Kabupaten Tapanlui Selatan Tahun 2018. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 49 orang ibu hamil dengan usia kehamilan diatas 8 bulan yang berkunjung ke Puskesmas Hutaraja pada bulan Juni 2018 yang diambil berdasarkan total populasi. Pengumpulan data menggunakan wawancara yang berpedoman pada kuesioner dan data dianalisis dengan menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi Tetanus Toksoid (p=0,020), ada hubungan antara sikap dengan pemberian imunisasi Tetanus Toksoid (p=0,029) dan ada hubungan antara dukungan petugas kesehatan dengan pemberian imunisasi Tetanus Toksoid (p=0,029). Diharapkan kepada petugas kesehatan Puskesmas Hutaraja agar dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan melakukan penyuluhan dan penyebarluasan informasi tentang imunisasi Tetanus Toksoid khususnya kepada ibu hamil.