Pembuatan dan Karakterisasi Sampel Beton Polimer Berbasis Serbuk Kaca dan Serat Ampas Tebu (Bagasse) dengan Perekat Resin Polyester

Main Author: Wahyuna
Other Authors: Sembiring, Kurnia
Format: Thesis application/pdf
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Sumatera Utara , 2021
Subjects:
Online Access: https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/45259
Daftar Isi:
  • Pembuatan dan karakterisasi sampel beton polimer berbasis serbuk kaca dan serat ampas tebu (Bagasse) dengan perekat resin polyester telah dilakukan sebagai bahan alternatif material beton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat ampas tebu dan serbuk kaca terhadap sifat fisis dan mekanis dari beton polimer. Serat didapatkan dengan mengektraksi serat ampas tebu menggunakan NaOH 1% selama 2 jam. Pembuatan sampel dilakukan dengan tahap pengayakan 200 mesh. Variasi komposisi dikempa dengan hot press 35kg/cm2 pada suhu 90° selama 10 menit. Beton polimer dibuat dengan pencampuran pasir, serbuk kaca dan serat ampas tebu, dengan perbandingan komposisi (50:50:0), (50:49:1), (50:48:2), (50:47:3), (50:46:4) dalam gram dengan perekat resin polyester 30, 35 dan 40 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran yang optimum adalah sebagai berikut : Sifat fisis meliputi densitas = 2,22 gr/cm3 pada komposisi (50:49:1) dengan resin 35%, nilai porositas 9,50 %, dan nilai penyerapan air sebesar 5,74% pada komposisi (50:48:2) dengan resin 30% . Sifat mekanik meliputi kuat tekan pada komposisi (50:47:3) sebesar 23,63 Mpa, nilai kuat tarik 4,28 MPa pada komposisi (50:47:1) dan kuat lentur 22,08 Mpa dengan komposisi (50:50:0). Analisis mikrostruktur SEM-EDX menunjukkan dengan penambahan resin Poliester dapat meningkatkan kualitas beton polimer. Beton polimer ini lebih ringan dari beton konvensional.
  • The manufacture and characterization of polymer concrete samples based on glass powder and bagasse fiber (Bagasse) with polyester resin adhesive as an alternative material for concrete has been carried out. Bagasse fiber is taken from Sembahe village, North Sumatra and glass powder is taken from household waste. This study aims to determine the effect of adding bagasse fiber and glass powder to the physical and mechanical properties of polymer concrete. Fiber was obtained by extracting bagasse fiber using 1 % NaOH for 2 hours. Composition variations were compressed with a hot press with a pressure of 35 kg/cm2 at 90° for 10 minutes. Polymer concrete is made by mixing sand, glass powder and bagasse fibers, with a composition ratio (50:50:0), (50:49:1), (50:48:2), (50:47:3), (50:46:4) in grams with polyester resin adhesive 30, 35 and 40 grams. The results showed that the optimum mixture was as follows: Physical properties include density = 2.22 gr/cm3 on the composition (50:49:1) with 35% resin, the porosity value is 9.50%, and the water absorption value is 5.74% in the composition (50:48:2) with 30% resin. Mechanical properties include compressive at the composition (50:47:3) of 23.63 Mpa, Strength of 23.63 Mpa, Tensile Strength of 4.28 MPa in the composition (50:49:1) and Flexural Strength of 22.08 Mpa in the composition(50:50:0). Microstructural analysis of SEM-EDX showed that the addition of high polyester resin could improve the quality of polymer concrete. Polymer concrete is lighter than conventional concrete.
  • 77 Halaman
  • Skripsi Sarjana