Hubungan Kepribadian dengan Self Efficacy pada Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara

Main Author: Wulandari, Fitri
Other Authors: Nurhidayah, Rika Endah
Format: Bachelors application/pdf
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Sumatera Utara , 2020
Subjects:
Online Access: http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/23702
Daftar Isi:
  • 122 Halaman
  • Kepribadian merupakan aspek yang khas dan unik dari tingkah laku seseorang, yang bisa mempengaruhi kemampuan orang tersebut dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Setiap orang memiliki kepribadian yang tidak selalu sama,walaupun memiliki asal usul atau keturunan satu darah.Terdapat tipe kepribadian yang menggambarkan mengenai seberapa sering individu dalam berkomunikasi. Hal tersebut sangat berhubungan dengan keyakinan yang terdapat dalam diri individu. Keyakinan dalam diri individu ini disebut self efficacy. Self efficacy ialah seseorang memiliki keyakinan atas kemampuan untuk melakukan suatu perilaku. Untuk mengetahui hubungan kepribadian dengan self efficacy pada mahasiswa profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara, dilakukan penelitian dengan menggunakan desain deskriptif korelatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa profesiners Fakultas Keperawatan menggunakan teknik Probability Sampling yaitu Simple Random Sampling sehingga diperoleh sampel sebanyak 84orang. Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner. Kuesioner penelitian meliputi data demografi, kuesioner kepribadian (skala EPI-A), dan skala self efficacy. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa profesi ners memiliki kepribadian ekstrovert yaitu sebanyak 82orang (97,6%) dan memiliki self efficacy tinggi sebanyak 82 orang (97,6%). Uji Pearson Product Moment diperoleh nilai 0,000 diperoleh nilai0,463 yang memberikan makna bahwa adanya hubungan antara kepribadian dengan self efficacy dan kekuatan hubungan antara kepribadian dengan self efficacy masih tergolong lemah.Penelitian ini dapat menjadi masukan bagi pendidikan keperawatan dalam hal memberikan motivasi pada mahasiswa sejak duduk dibangku perkuliahan, sehingg awalaupun mahasiswa memiliki kepribadian introvert, mahasiswa masih mampu mengaktualkan kemampuan diri dan diharapkan mampu memiliki self efficacy yang tinggi ketika menjalani pendidikan profesiners diwah ana klinik.