Studi Sifat Mekanik dan Struktur Mikro pada Aluminium Alloy 6061 dengan Las TIG (Tungsten Inert Gas) untuk Chasis Gokart

Main Author: Yoshua, Christian
Other Authors: Hamsi, Alfian
Format: Bachelors application/pdf
Bahasa: ind
Terbitan: Universitas Sumatera Utara , 2019
Subjects:
Online Access: http://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/16407
Daftar Isi:
  • 137 Halaman
  • Penelitian ini dilakukan untuk tujuan mengetahui pengaruh variasi kampuh las pada pengelasan Aluminium 6061 untuk chasis gokart terhadap kekuatan impak, kekuatan bending setelah dilakukan pengelasan dan struktur mikro. Pengelasan dilakukan dengan metode pengelasan TIG, menggunakan elektroda ER 5356. Alat yang digunakan dalam uji struktur mikro, uji impact dan uji bending secara berturut-turut adalah Metallurgycal Microscope, charpy tester dan, three point bending. Hasil dari uji struktur mikro menunjukkan bahwa dengan demikian akibat pengaruh panas pada saat proses pengelasan. Perubahan struktur mikro ini disebabkan oleh pengaruh suhu yang masuk pada saat proses pengelasan. Selain karena suhu pengelasan, juga dipengaruhi oleh media pendingin atau heat-treatment yang digunakan. Untuk pengujian ini menggunakan media pendingin udara. Dengan adanya perubahan fisik butiran Si menjadi Si primer pada daerah las tersebut juga dimungkinkan terjadi perubahan sifat mekanik pada aluminium alloy 6061 untuk chasis gokart sebagai mana pada hasil dari uji impact. dengan demikian menyebabkan tingkat kekuatan pada daerah las lebih rapat dengan kampuh tirus tunggal dan yang jarang kerapatannya di dapatkan dalam kampuh persegi (I tertutup). Dari hasil pengujian, nilai impak dan energy nilai yang tertinggi diserap pada spesimen kampuh persegi (I tertutup) diperoleh pada arus 80 ampere untuk chasis gokart yaitu E = 34,161 Joule dan K = 0,341 Joule/mm2, nilai yang tertinggi diserap pada spesimen kampuh V Tunggal diperoleh pada arus 80 ampere untuk chasis gokart yaitu E = 51,609 Joule dan K = 0,516 Joule/mm2, kemudian nilai yang tertinggi diserap pada spesimen kampuh Tirus Tunggal diperoleh pada arus 80 ampere untuk chasis gokart yaitu E = 89,166 Joule dan K = 0,891 Joule/mm2. Dari hasil pengujian, nilai bending dan energi nilai yang tertinggi diserap pada spesimen kampuh persegi (I tertutup) untuk chasis gokart diperoleh pada arus 80 ampere yaitu σ= 414,570 Mpa, kemudian nilai yang tertinggi diserap pada spesimen kampuh V Tunggal untuk chasis gokart diperoleh pada kuat arus 80 ampere yaitu σ = 443,706 Mpa, kemudian nilai yang tertinggi diserap pada spesimen kampuh Tirus Tunggal untuk chasis gokart diperoleh pada kuat arus 80 ampere yaitu σ = 570,353.
  • This research was carried out for the purpose of knowing the effect of the weld weld variations on Aluminum welding 6061 for kart chassis on impact strength, bending strength after welding and microstructure. Welding is done by the TIG welding method, using ER 5356 electrodes. The tools used in microstructure tests, impact tests and bending tests respectively are Metallurgycal Microscope, charpy tester and, three point bending. The results of the microstructure test show that it is thus due to the effect of heat during the weldi ng process. This change in micro structure is caused by the influence of the incoming temperature during the welding process. Apart from the welding temperature, it is also influenced by the heat-treatment media used. For this test use air conditioning media. With the physical changes of Si granules into primary Si in the weld area it is also possible to change the mechanical properties of aluminum alloy 6061 for the kart chassis as a result of the impact test. thus causing the level of strength in the weld area to be denser with a single tapered seam and which is rarely found in a square seam (I closed). From the test results, the highest impact and energy values absorbed in square seam specimens (I closed) were obtained at 80 amperes for the kart chassis ie E = 34.161 Joules and K = 0.341 Joule / mm2, the highest values were absorbed in Single V specimens obtained at 80 amperes for gokart chassis namely E = 51.609 Joules and K = 0.516 Joule / mm2, then the highest value absorbed in Single Tire seam specimens was obtained at 80 amperes for kart chassis ie E = 89.166 Joule and K = 0.891 Joule / mm2. From the test results, the highest bending and energy values absorbed in the square seam specimens (I closed) for the kart chassis are obtained at 80 amperes ie σ = 414,570 Mpa, then the highest value is absorbed on a single V specimen for the gokart chassis obtained at strong the 80 ampere current is σ = 443.706 MPa, then the highest value absorbed in the Single Tire seam specimen for the kart chassis is obtained at 80 amperes of current ie σ = 570,353.