Pengendalian Persediaan Kopi Dengan Metode Probabilistik untuk Meminimumkan Biaya di Brewang Coffee Shop
Daftar Isi:
- Peneliti ingin membantu menganalisa jumlah persediaan biji kopi yang memadai untuk nantinya bias digunakan oleh Brewang Coffeeshop, dan hal tersebut memotivasi peneliti untuk mengambil judul “Pengendalian Persediaan Kopi Dengan Metode Probabilistik Untuk Meminimumkan Biaya Di Brewang Coffeeshop”. Berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa kopi yang paling banyak diminati konsumen dan sering mengalami masalah persediaan adalah kopi Aceh Gayo. Pemesanan bahan baku oleh Brewang Coffeeshop tidak menentu jumlah dan waktunya. Objek penelitian yang penulis pilih merupakan suatu usaha dibidang kedai yang menjual kopi seduh, bubuk dan biji kopi yang bernama Brewang Coffeeshop. Didalam penelitian ini, jenis data yang digunakan peneliti adalah data primer, karena data diperoleh langsung dari perusahaan dan diberikan kepada peneliti seperti data penjualan perusahaan dan data perusahaan. Sistem persediaan kopi Aceh Gayo juga masih berdasarkan pada kebijakan perusahaan. Sehingga seringkali terjadi kekurangan dan kelebihan persediaan yang mengakibatkan kehilangan penjualan atau kerugian pada Brewang Coffeshop. Total biaya dari metode pengendalian persediaan yang ditetapkan oleh Brewang Coffeeshop sebesar Rp 74.221.280. Brewang Coffeeshop disarankan menggunakan metode probabilistik lost sales pada system persediaannya, karena metode ini dapat menghemat biaya sebesar Rp 4.771.745. Dengan menggunakan metode ini dapat diketahui kuatintas pemesanan bahan baku yang optimum yaitu sebesar 10 kg dimana pemesanan dilakukan sebanyak 31 kali, ROP maksimum sebesar 2 kg dimana Brewang Coffeeshop harus melakukan pemesanan ketika persediaan kopi Aceh Gayo digudang 2 kg, persediaan pengaman (safety stock) untuk jenis kopi Aceh Gayo sebesar 0,3 kg.