UJI PEROLEHAN GENETIK KEBUN BENIH SEMAI GENERASI PERTAMA (F-1) JENIS Acacia mangium DI TIGA LOKASI
Main Authors: | Leksono, Budi, Nirsatmanto, Arif, W., Reni Setyo, Sofyan, Agus |
---|---|
Other Authors: | Pusat Penelitian Dan Pengembangan Hutan |
Format: | Article info eJournal |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan
, 2007
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHT/article/view/513 http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHT/article/view/513/497 |
ctrlnum |
--ejournal.forda-mof.org-ejournal-litbang-index.php-index-oai:article-513 |
---|---|
fullrecord |
<?xml version="1.0"?>
<dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">UJI PEROLEHAN GENETIK KEBUN BENIH SEMAI GENERASI PERTAMA (F-1) JENIS Acacia mangium DI TIGA LOKASI</title><creator>Leksono, Budi</creator><creator>Nirsatmanto, Arif</creator><creator>W., Reni Setyo</creator><creator>Sofyan, Agus</creator><subject lang="id-ID">Acacia mangium; genetic gain trial; realized genetic gain; seed production area; seedling seed orchard; Acacia mangium; areal produksi benih; kebun benih semai; perolehan genetik riil; uji 26 perolehan genetik</subject><description lang="id-ID">Uji perolehan genetik Acacia mangium dibangun di tiga lokasi,yaitu Wonogiri (Jawa Tengah),Benakat (Sumatera Selatan) dan Riam Kiwa (Kalimantan Selatan).Tujuan dari plot uji ini adalah untuk mengetahui tingkat perolehan genetik riil (realized genetic gain) dari kebun benih semai generasi pertama jenis A.mangium,dan untuk mendapatkan informasi kondisi lingkungan yang kondusif untuk mengoptimalkan potensi genetik dari benih yang telah dimuliakan (improved seed).Penelitian ini dibangun dengan menggunakan rancangan acak lengkap berblok,4 replikasi, 100 tree-plot (10 x 10 pohon) dan jarak tanam 4m x 2m.Seluruh plot uji perolehan genetik tersusun atas 8 sumber benih:6 kebun benih semai (KBS) sebagai benih yang termuliakan, dan 2 areal produksi benih (APB) sebagai kontrol.Sifat yang diukur meliputi tinggi pohon, diameter dan bentuk batang pada umur 2 tahun.Pada ketiga lokasi plot uji, pohon yang ditanam menggunakan benih unggul dari KBS menunjukkan pertumbuhan dan bentuk batang yang lebih baik dibandingkan dari APB, dengan tingkat perolehan genetik riil berkisar 14% - 22% untuk tinggi, 10% - 24% untuk diameter dan 18% - 22% untuk bentuk batang.Hasil analisis varian menunjukkan bahwa interaksi antara lokasi dan sumber benih adalah tidak berbeda nyata.Kebun benih terbaik ditunjukkan oleh KBS grup A (Kalimantan Selatan),diikuti oleh KBS grup B (Sumatera Selatan) dan kemudian KBS Wonogiri (Jawa Tengah), ketiganya dibangun dengan menggunakan famili yang sebagian besar berasal dari provenans Papua Nugini.</description><publisher lang="id-ID">Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan</publisher><contributor lang="id-ID">Pusat Penelitian Dan Pengembangan Hutan</contributor><date>2007-05-01</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Other:</type><type>Other:</type><type>Other:</type><identifier>http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHT/article/view/513</identifier><identifier>10.20886/jpht.2007.4.1.25-36</identifier><source lang="en-US">Jurnal Penelitian Hutan Tanaman; Vol 4, No 1 (2007): JURNAL PENELITIAN HUTAN TANAMAN; 25-36</source><source lang="id-ID">Jurnal Penelitian Hutan Tanaman; Vol 4, No 1 (2007): JURNAL PENELITIAN HUTAN TANAMAN; 25-36</source><source>2442-8930</source><source>1829-6327</source><language>ind</language><relation>http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHT/article/view/513/497</relation><rights lang="en-US">Copyright (c) 2015 Jurnal Penelitian Hutan Tanaman</rights><recordID>--ejournal.forda-mof.org-ejournal-litbang-index.php-index-oai:article-513</recordID></dc>
|
language |
ind |
format |
Journal:Article Journal Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion Other Other: Journal:eJournal |
author |
Leksono, Budi Nirsatmanto, Arif W., Reni Setyo Sofyan, Agus |
author2 |
Pusat Penelitian Dan Pengembangan Hutan |
title |
UJI PEROLEHAN GENETIK KEBUN BENIH SEMAI GENERASI PERTAMA (F-1) JENIS Acacia mangium DI TIGA LOKASI |
publisher |
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan |
publishDate |
2007 |
topic |
Acacia mangium genetic gain trial realized genetic gain seed production area seedling seed orchard areal produksi benih kebun benih semai perolehan genetik riil uji 26 perolehan genetik |
url |
http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHT/article/view/513 http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHT/article/view/513/497 |
contents |
Uji perolehan genetik Acacia mangium dibangun di tiga lokasi,yaitu Wonogiri (Jawa Tengah),Benakat (Sumatera Selatan) dan Riam Kiwa (Kalimantan Selatan).Tujuan dari plot uji ini adalah untuk mengetahui tingkat perolehan genetik riil (realized genetic gain) dari kebun benih semai generasi pertama jenis A.mangium,dan untuk mendapatkan informasi kondisi lingkungan yang kondusif untuk mengoptimalkan potensi genetik dari benih yang telah dimuliakan (improved seed).Penelitian ini dibangun dengan menggunakan rancangan acak lengkap berblok,4 replikasi, 100 tree-plot (10 x 10 pohon) dan jarak tanam 4m x 2m.Seluruh plot uji perolehan genetik tersusun atas 8 sumber benih:6 kebun benih semai (KBS) sebagai benih yang termuliakan, dan 2 areal produksi benih (APB) sebagai kontrol.Sifat yang diukur meliputi tinggi pohon, diameter dan bentuk batang pada umur 2 tahun.Pada ketiga lokasi plot uji, pohon yang ditanam menggunakan benih unggul dari KBS menunjukkan pertumbuhan dan bentuk batang yang lebih baik dibandingkan dari APB, dengan tingkat perolehan genetik riil berkisar 14% - 22% untuk tinggi, 10% - 24% untuk diameter dan 18% - 22% untuk bentuk batang.Hasil analisis varian menunjukkan bahwa interaksi antara lokasi dan sumber benih adalah tidak berbeda nyata.Kebun benih terbaik ditunjukkan oleh KBS grup A (Kalimantan Selatan),diikuti oleh KBS grup B (Sumatera Selatan) dan kemudian KBS Wonogiri (Jawa Tengah), ketiganya dibangun dengan menggunakan famili yang sebagian besar berasal dari provenans Papua Nugini. |
id |
IOS3429.--ejournal.forda-mof.org-ejournal-litbang-index.php-index-oai:article-513 |
institution |
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia |
institution_id |
475 |
institution_type |
library:special library |
library |
Perpustakaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI |
library_id |
121 |
collection |
Indonesian Journal of Forestry Research |
repository_id |
3429 |
subject_area |
Kehutanan Lingkungan Pertanian |
city |
BOGOR |
province |
JAWA BARAT |
repoId |
IOS3429 |
first_indexed |
2016-09-28T01:14:56Z |
last_indexed |
2017-11-09T23:24:11Z |
recordtype |
dc |
merged_child_boolean |
1 |
_version_ |
1800764135098548224 |
score |
16.845257 |