Daftar Isi:
  • Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum banyak guru yang melakukan pengembangan bahan ajar dalam pembelajaran di sekolah. Guru hanya mengandalkan buku paket dari pemerintah yang materinya sangat sedikit dalam pembelajaran di sekolah. Hal ini dikarenakan model pembelajaran yang diterapkan guru didominasi dengan ceramah sehingga banyak siswa merasa kurang tertarik untuk mengikuti pelajaran. Penelitian ini fokus pada pengembangan modul pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kearifan Lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan modul pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal pada siswa kelas V SD Negeri 6 Bangsri, prosedur pengembangan modul pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal pada siswa kelas V SD Negeri 6 Bangsri, serta untuk mengetahui kelayakan dan keefektifan pengembangan modul pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal pada siswa kelas V SD Negeri 6 Bangsri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan menggunakan desain pendekatan model pengembangan ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Penelitian ini dilakukan di kelas V SD Negeri 6 Bangsri dengan subjek/populasi dalam penelitian ini berjumlah 25 siswa. Adapun prosedur pengembangan meliputi lima tahapan yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi) dan Evaluation (Evaluasi). Metode pengumpulan data dan analisis data dalam penelitian menggunakan lembar angket analisis kebutuhan, lembar validasi modul, dan lembar angket respon siswa dan guru. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi oleh dosen ahli terhadap Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal Pada Siswa Kelas V SD Negeri 6 Bangsri yang dikembangkan diperoleh persentase sebesar 84,70% dengan kriteria “Sangat Layak”. Respon siswa dan guru terhadap modul menunjukkan hasil yang positif, hal ini dibuktikan dengan persentase angket yang diperoleh berturut-turut sebesar 81,76% dan 94% dengan kriteria “Sangat Baik”.