PENGARUH PENGETAHUAN BIDAN TENTANG DDTK TERHADAP PENCAPAIAN CAKUPAN PROGRAM DDTK ( Di Puskesmas Jatibanteng dan Puskesmas Besuki Kabupaten Situbondo )

Main Author: Lailatul Farokah
Format: Bachelors
Bahasa: ind
Terbitan: Stikes Hafshawaty , 2010
Subjects:
SKM
Online Access: http://repository.hafshawaty.ac.id//index.php?p=show_detail&id=52
Daftar Isi:
  • Deteksi dini tumbuh kembang anak ( DDTK ) adalah kegiatan / pemeriksaan untuk menemukan secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang pada balita dan anak prasekolah. Mengingat jumlah balita sangat besar maka kualitas tumbuh kembang anak perlu mendapat perhatian khusus termasuk perlunya deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang oleh petugas kesahatan terutama Bidan.Berdasarkan latar belakang diatas, maka dilakukan penelitian pada bulan Juni tahun 2010 yang bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pengetahuan Bidan tentang DDTK terhadap pencapaian cakupan program DDTK terhadap 21 responden yang merupakan sampel dari keseluruhan populasi dan seluruh responden adalah Bidan yang bertugas di Puskesmas Jatibanteng dan Puskesmas Besuki, dengan desain penelitian yang digunakan adalah Analitik Korelasi.Hasil yang diperoleh yaitu pengetahuan bidan tentang DDTK yaitu 38,1 % memenuhi kriteria baik, 23,8 % cukup baik dan 38,1 % kurang baik. sedangkan dari pencapaian cakupan program diperoleh hasil 42,86 % cakupan program DDTK memenuhi target dan 57,14 % tidak memenuhi target. Berdasarkan tabel silang yaitu dari 8 orang bidan dengan pengetahuan baik, 87,5 % memenuhi pencapaian cakupan program DDTK dan dari 100 % bidan dengan pengetahuan kurang tidak memenuhi target pencapaian DDTK.Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara pengetahuan bidan tentang DDTK dengan pencapaian cakupan program DDTK. Sebagai saran untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan bidan tentang DDTK dapat dilakukan melalui pertemuan mini lokakarya, pelatihan khusus ataupun pada saat pertemuan IBI.