Efektifitas Pemberian Kolostrum Pada Sapi Neonatus Yang Ditantang Dengan Escherichia Coli K-99
Main Author: | Hujarat, Ali |
---|---|
Terbitan: |
IPB(Bogor Agricultural University)
, 2010
|
Online Access: |
http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/24450 |
Daftar Isi:
- Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi dan efek protektif kolostrum dari induk sapi Friesian Holstein yang divaksin dengan vaksin Escherichia coli (E. coli) polivalen yang diberikan kepada sapi neonatus yang ditantang dengan E. coli K-99 melalui pengamatan terhadap kejadian diare. Sebanyak sepuluh ekor sapi neonatus Friesian Holstein yang sehat secara klinis dibagi kedalam dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok kolostrum (diberi kolostrum sapi) dan kelompok non-kolostrum (diberi susu sapi). Kolostrum/susu sapi diberikan kepada masing-masing kelompok perlakuan sebanyak 10% BB setiap 12 jam selama tiga hari, setelah itu semua sapi neonatus diberi minum susu sapi. Uji tantang dilakukan per-oral pada saat anak sapi berumur 12 jam, menggunakan bakteri E. coli K-99 hidup sebanyak 5x1010 colony forming unit (CFU) terhadap semua kelompok sapi neonatus. Pengamatan terhadap sampel feses dilakukan setiap 12 jam selama satu minggu, terhadap makroskopis feses, frekuensi defekasi, onset dan durasi diare, tingkat keparahan dan identifikasi bakteri dalam feses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua anak sapi pada dua kelompok perlakuan mengalami diare sesudah uji tantang. Namun demikian, pada kelompok sapi neonatus non-kolostrum memperlihatkan frekuensi diare lebih tinggi, konsistensi feses lebih cair, durasi lebih lama, dan menunjukkan gejala klinis diare yang lebih parah dibandingkan dengan kelompok kolostrum. Feses sapi neonatus dari semua kelompok perlakuan menunjukkan hasil positif adanya bakteri E. coli K-99. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kolostrum dari induk sapi yang divaksin dengan E. coli polivalen mampu memproteksi sapi neonatus terhadap infeksi E. coli K-99. Kata kunci : feses, diare, Escherichia coli, sapi neonatus, kolostrum