isolasi dan karakterisasi ekstrak kasar sistem selulase dari Bacillus circulans strain lokal

Main Author: wiji suhardi; Perpustakaan UM
Format: PeerReviewed eJournal
Bahasa: ind
Terbitan: SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM , 2010
Online Access: http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/kimia/article/view/7501
Daftar Isi:
  • ABSTRAKSuhardi, Wiji. 2010. Isolasi dan Karakterisasi Ekstrak Kasar Sistem Selulase dari Bacillus circulans Strain Lokal. Skripsi, Jurusan Kimia, FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: ( I ) Evi Susanti, S.Si., M.Si., (II) Muntholib, S.Pd., M.Si.Kata kunci : Bacillus circulans, sistem selulase, optimum, Somogyi-NelsonSelulase adalah komplek enzim yang dapat menghidrolisis selulosa menjadi glukosa dengan memecah β-1,4 glukosida. Selulase memiliki peranan dalam pembuatan kertas, industri kimia, industri pulp, industri yang berkenaan dengan medis, produksi pakan ternak, dan produksi biofuel. Sistem selulase yang baik sangat jarang dihasilkan oleh satu jenis mikroba akan tetapi Bacillus circulans mampu menghasilkan sistem selulase yang memiliki aktivitas tinggi untuk menghidrolisis kulit jagung, tongkol jagung, ampas tebu, kedelai, jerami dan sekam padi. Mikroba dalam memproduksi suatu enzim dipengaruhi oleh kondisi media pertumbuhan diantaranya adalah pH, waktu inkubasi dan konsentrasi sumber karbon. Sedangkan dalam pemanfaatan lebih lanjut perlu adanya pengtahuan tentang karakteristik enzim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum isolasidan mengkarakterisasi ekstrak kasar sistem selulase dari Bacillus circulans strain lokal.Penelitian ini merupakan penelitian laboratoris yang terdiri dari dua tahap.Tahap pertama adalah penentuan kondisi optimum isolasi sistem selulase Bacillus circulans dengan memvariasikan pH pertumbuhan pada pH 5,0;7,0; 9,0; dan 10,0 pada waktu inkubasi 3; 5 dan 7 hari dan selanjutnya memvariasi konsentrasi induser masing-masing pada 0; 0,1; 0,2; 0,3; 0,4; dan 0,5 % avicel. Tahap kedua adalah penentuankarakteristikekstrak sistem selulasediisolasi dari Bacillus circulansmeliputi: (1)penentuan kondisi reaksi enzimatis yaitu variasi pH6,0; 7,0; 8,0 dan 9,0; suhu 35; 40; 45; 50 dan 55oC dan waktu inkubasi1; 2; 3; 4 dan 5 jam.(2) penentuan nilai Km dan Vmaks aktivitas CMCase dan avicelase sistem selulase yang diisolasi. (3) uji aktivitas sistem selulase dalam mendegradasi substrat lignoselulosa..Berdasarkan penelitian diperoleh kondisi optimum produksi sistem selulase dari Bacillus circulans strain lokal yang ditumbuhkan dalam media Berg adalah pH= 9,0; waktu inkubasi selama 5 hari; dan konsentrasi avicel 0,5%. Pada kondisi ini di hasilkan CMCase dengan aktivitas 111,11 U/mL dan avicelase dengan aktivitas 55,56 U/mL. Sistem selulase yang dihasilkan memiliki karakter sebagai berikut: (1) memiliki kondisi reaksi enzimatis yang optimum adalah pH = 7,0, suhu 50oC dan waktu inkubasi 2 jam dengan aktivitas CMCase 129,97 U/mL dan avicelase 87,96 U/mL. Nilai Vmaks dan KM berturut-turut sebesar 1000 μg/jam dan 5% untuk aktivitas CMCase, 200 μg/jam dan 1,2 % untuk aktivitas avicelase; dan sistem selulase yang dihasilkan efektif dalam mendegradasi substrat lignoselulosa berupa ampas tebu, bonggol jagung dan sekam padi dengan kadar glukosa berturut-turut adalah 262,96μg/mL, 81,48μg/mL dan 77,78 μg/mL.