Identifikasi Pemahaman Siswa Kelas X MIA 2 dan X MIA 5 SMA Negeri 5 Malang pada Materi Bentuk Molekul

Main Author: Rachma Juwita; Mahasiswa
Format: PeerReviewed eJournal
Bahasa: ind
Terbitan: SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM , 2015
Online Access: http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/kimia/article/view/43626
Daftar Isi:
  • ABSTRAK Juwita, Rachma. 2015. Identifikasi Pemahaman Siswa Kelas X MIA 2 dan X MIA 5 SMA Negeri 5 Malang pada Materi Bentuk Molekul. Skripsi, Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Ida Bagus Suryadharma, M.S, (II) Drs. Muhammad Su’aidy, M.Pd. Kata Kunci: konsep bentuk molekul, pemahaman siswa. Belajar ilmu kimia menuntut pemahaman dan penguasaan konsep yang benar, kemampuan berpikir abstrak, serta penguasaan perhitungan matematis.Untuk dapat mempelajari konsep bentuk molekul dengan baik, siswa harus memahami terlebih dahulu konsep prasyarat, seperti penentuan elektron valensi dan penentuan pasangan elektron. Materi bentuk molekul adalah salah satu materi dalam ilmu kimia yang didalamnya mengandung konsep abstrak dan memerlukan kemampuan pandang ruang yang baik.Sehingga dalam memahami konsep bentuk molekul diperlukan daya abstraksi yang tinggi, dan diperlukan analogi serta model untuk memvisualisasikan bentuk molekul tersebut dalam kondisi nyata.Konsep Bentuk Molekul di SMA diajarkan pada akhir semester 1 sehingga jumlah jam pelajaran untuk mengajarkan konsep lebih sedikit, sehingga menyebabkan guru menyampaikan materi tersebut dengan hafalan, bukan pada pemantapan konsep.Hal ini menyebabkan pemahaman siswa pada konsep bentuk molekul tidak seperti yang diharapkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:(1)Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal bentuk molekul,(2) Pemahaman siswa terhadap konsep-konsep bentuk molekul yang meliputi: (a) Konsep elektron valensi, (b) Konsep pasangan elektron, (c) Konsep penentuan bentuk molekul, (d)Konsep sudut ikatan, (e) Konsep teori domain elektron (3) Konsep yang sulitdipahami siswa pada materi bentuk molekul .Penelitian menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIA 2 (34 siswa) dan X MIA 5 (34 siswa) SMA Negeri 5 Malang. Subjek dipilih berdasarkan kriteria pemilihan subjek dan saran dari guru pengajar yang menyatakan bahwa kelas lain sudah sering di jadikan subjek penelitian pada penelitian lain. Instrumen penelitian berupa tes objektif pilihan gandayang terdiri dari 25 soal dengan 5 pilihan jawaban dengan 1 alternatif jawaban benar dan pada lembar jawaban siswa disediakan tempat untuk penulisan alasan pemilihan jawaban. Validitas isi tergolong tinggi (78,7%) dan reliabilitas soal tes tergolong tinggi yaitu 0,609. Data dianalisis dengan teknik presentase, kemudian di kualifikasikan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1)Kemampuan siswa kelas X MIA SMA Negeri 5 Malang dalam menyelesaikan soal bentuk molekul adalah: sebanyak 8 siswa dikategorikan sangat mampu, 24 siswa dengan kategori mampu, 22 siswa dengan kategoricukup mampu, 13 siswa kurang mampu, dan 1 siswa dengan kategori tidak mampu. (2) Pemahaman siswa terhadap konsep-konsep bentuk molekul dikategorikan baik dengan rincian sebagai berikut: (a) Pemahaman siswa terhadap konsep elektron valensi dikategorikan baik sekali (b) Pemahaman siswa terhadap konsep pasangan elektron yaitu atom pusat yang memiliki PEB dan atom pusat yang tidak meiliki PEB dikategorikan baik (c) Pemahaman siswa terhadap konsep peramalan bentuk molekul termasuk dalam kategori cukup yang terdiri dari: Pemahaman siswa dalam peramalan bentuk molekul lineardikategorikan kurang sekali, bentuk huruf V dikategorikanbaik, bentuk trigonal planardikategorikan cukup,bentuk tetrahedraldikategorikan baik, bentuktrigonal bipiramida dikategorikankurang sekali, dan bentukoktahedral termasuk dalam kategori baik sekali (d) Pemahaman siswa terhadap konsep sudut ikatan termasuk dalam kriteria kurang sekali (e) Pemahaman siswa terhadap konsep Teori Domain Elektron dikategorikan baik (3) Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pada materi bentuk molekul, siswa banyak mengalami kesulitan dalam memahami konsep: (a) peramalan bentuk molekul linear (b) peramalan bentuk molekul trigonal bipiramida, dan (c) penentuan sudut ikatan.