Pengaruh Konsentrasi Ion Cd2+ dan Ion Pengganggu Cr3+ Terhadap Proses Adsorpsi Oleh Nata de Coco Komposit Arang Komersial

Main Author: yenny eka rosdiana; Perpustakaan UM
Format: PeerReviewed eJournal
Bahasa: ind
Terbitan: SKRIPSI Jurusan Kimia - Fakultas MIPA UM , 2011
Online Access: http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/kimia/article/view/15167
Daftar Isi:
  • ABSTRAK Rosdiana, Yenny Eka. 2011. Pengaruh Konsentrasi Ion Cd2+ dan Ion Pengganggu Cr Skripsi, Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D., (2) Dra. Hayuni Retno W, M.Si 3+ terhadap Proses Adsorpsi oleh Nata de Coco Komposit Arang Komersial. Kata kunci Nata de coco Acetobacter Xylinum. Nata de coco terdiri dari senyawa selulosa ( dietry fiber) yang mempunyai potensi cukup besar untuk dijadikan sebagai penyerap. Selain nata de coco, arang komersial juga dikenal sebagai adsorben. Hal ini didasarkan karena arang komersial mempunyai struktur yang berpori sehingga dapat menarik dan mengikat molekul adsorbat. Baik nata de coco maupun arang komersial, keduanya merupakan adsorben. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian yang dilakukan penulis adalah (a) mengetahui pengaruh variasi penambahan konsentrasi ion Cd 2+ terhadap proses adsorpsi oleh adsorben nata de coco 3+ terhadap proses adsorpsi ion Cd 2+ dan ion Cr3+oleh adsorben nata de coco komposit arang komersial dan nata de coco bebas. (c) Mengetahui perbandingan kemampuan adsorpsi oleh nata de coco komposit arang komersial dan nata de coco bebas, dilihat dari hasil adsorpsi terhadap ion Cd 2+ dengan berbagai variasi konsentrasi. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian eksperimental dan terdiri dari dua tahap, yaitu preparasi adsorben serta proses adsorpsi. Variabel terikatnya meliputi persentase ion Cd 2+ dan ion Cr3+ teradsorpsi. Untuk variabel terkontrol meliputi berat adsorben, waktu pengocokan, kecepatan pengocokan serta suhu, sedangkan variabel bebas yang digunakan yaitu konsentrasi ion Cd 2+ dan konsentrasi ion pengganggu Cr 3+. Variasi konsentrasi ion Cd2+ dan ion Cr3+ dipilih 10, 25, 50 ppm. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode batch, dimana campuran larutan adsorbat dan adsorben yang telah disiapkan dikocok menggunakan shaker dengan kecepatan 100 rpm selama 60 menit. Data yang akan diperoleh adalah kadar Cd 2+ dan Cr3+ yang dapat diserap oleh adsorben, serta morfologi dari adsorben. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan, AAS ( Atomic Absorption Spectroscopy) dan SEM (Scanning Elektron Microscopy). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil yang diperoleh yaitu (a) penambahan konsentrasi ion Cd 2+ berpengaruh terhadap proses adsorpsi oleh adsorben nata de coco komposit arang komersial dan nata de coco bebas. (b) Penambahan konsentrasi ion pengganggu Cr 3+ terhadap proses adsorpsi oleh adsorben nata de coco komposit arang komersial dan nata de coco bebas dapat menurunkan persentase ion Cd 2+ dan ion Cr3+ teradsorpsi. (c) Kemampuan adsorpsi nata de coco komposit arang komersial lebih besar dibandingkan nata de coco bebas, dilihat dari hasil adsorpsi terhadap ion Cd2+ dengan berbagai variasi konsentrasi. komposit arang komersial dan nata de coco bebas. (b) Mengetahui pengaruh variasi penambahan konsentrasi ion pengganggu Cr merupakan salah satu produk yang dihasilkan dari proses fermentasi dengan bantuan bakteri : adsorpsi, adsorben, nata de coco, arang komersial.