Kajian Lama Waktu Perawatan Dengan Metode Steam Terhadap Kuat Tekan Awal Beton Normal Menggunakan Semen Tipe II
Main Author: | Abdurahman Kadir; Mahasiswa |
---|---|
Format: | PeerReviewed eJournal |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
SKRIPSI Jurusan Teknik Sipil - Fakultas Teknik UM
, 2017
|
Online Access: |
http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/TS/article/view/63089 |
Daftar Isi:
- ABSTRAK Beton pracetak adalah beton fabrikasi yang proses pencetakannya berada di pabrik. Perawatan dengan metode steam adalah salah satu metode perawatan beton pracetak untuk mendapatkan kuat tekan awal yang tinggi. Kuat tekan awal yang tinggi diperlukan agar pada saat proses fabrikasi beton dapat segera didistribusikan pada pelaksaan proyek dan juga memenuhi permintaan yang tinggi sehingga keuntungan dapat dimaksimalkan. Salah satu faktor dalam perawatan beton dengan metode steam untuk mendapatkan kuat tekan awal yang tinggi dipengaruhi oleh lama waktu perawatan steam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan awal beton normal yaitu pada hari ke-1, hari ke-3, hari ke-7 dan hari ke-28 dengan menggunakan semen tipe II dengan variasi lama waktu steam, mengetahui usia beton yang optimal sebelum berusia 28 hari serta mengetahui apakah terdapat perbedaan kuat tekan awal pada setiap pemberian variasi lama waktu steam selama 5 jam, 6 jam dan 7 jam. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif dan analisis menggunakan statistik oneway ANOVA yang akan dilanjutkan dengan uji post hoc. Benda uji yang digunakan adalan silinder beton dengan dimensi 75 mm x 150 mm. Jumlah masing-masing benda uji adalah 5 buah untuk setiap pengujian. Beton pada penelitian ini menggunkan campuran semen tipe II, pasir dan batu pecah yang didapatkan dipasaran kota Malang dengan kuat tekan rencana sebesar 25 MPa. Beton yang telah selesai dituangkan akan mendapatkan perawatan dengan metode steam setelah 2 jam penuangan dengan variasi lama waktu steam selama 5 jam, 6 jam dan 7 jam serta beton non steam. Hasil dari penelitian ini adalah kuat tekan beton pada usia awal yaitu usia ke-1 hari dengan variasi lama waktu steam yang diberikan yaitu selama 5 jam, 6 jam dan 7 jam serta beton yang tidak menerima perawatan steam (non steam) adalah berturut-turut sebagai berikut 13,268 MPa, 14,248 MPa, 15,223 MPa dan 4,907 MPa. Sedangkan untuk usi ke-3 berturut-turut adalah sebagai berikut 16,151 MPa, 18,240 MPa, 19,775 MPa dan 7,413 MPa. Sedangkan untuk usi ke-7 berturut-turut adalah sebagai berikut 19,44 MPa, 20,79 MPa, 23,01 MPa dan 9,98 MPa.. Beton yang mendapat perawatan steam memiliki kuat tekan awal yang lebih tinggi dibandingkan dengan beton non steam pada usia ke-7 hari. Berdasarkan uji statistik terdapat perbedaan kuat tekan awal beton yang mendapat perawatan dengan metode steam pada setiap variasi lama waktu steam yang diberikan, perbedaan paling signifikan terdapat pada kelompok beton uyang menerima perawatan steam selama 7 jam.