Pengaruh Teknik Prompting dalam Meningkatkan Kemampuan Speech Building Anak Tunarungu Di SLBN Seduri Kabupaten Mojokerto

Main Author: Heavy Evasari; Mahasiswa
Format: PeerReviewed
Bahasa: ind
Terbitan: SKRIPSI Jurusan Pendidikan Luar Biasa - Fakultas Ilmu Pendidikan UM , 2018
Online Access: http://karya-ilmiah.um.ac.id/index.php/PLB/article/view/74466
Daftar Isi:
  • ABSTRAK Evasari, Heavy. Pengaruh Teknik Prompting dalam Meningkatkan Kemampuan Speech Building Anak Tunarungu Di SLBN Seduri Kabupaten Mojokerto. Skripsi, Jurusan Pendidikan Luar Biasa, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mohammad Efendi, M.Pd, M.Kes, (II) Dr. Henry Praherdhiono, M.Si. Kata Kunci: prompting, speech building, tunarungu Komunikasi merupakan hambatan bagi tunarungu, terutama untuk berkomunikasi lisan. Untuk mengurangi dampat hambatan tersebut, tunarungu harus dilatih komunikasi lisan atau oral. Oral memiliki beberapa tahapan, tahapan pertama yang harus dikuasai tunarungu usia rendah adalah speech building (pembentukan bahasa/kata). Solusi yang paling efektif untuk meningkatkan kemampuan speech building dapat dilatih menggunakan teknik prompting. Teknik yang memberikan instruksi dan penguatan ini bertujuan agar individu melakukan sesuatu yang ditargetkan dengan benar. Instruksi tersebut berupa prompt lisan, model, fisik dan isyarat. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu (1) mendeskripsikan kemampuan speech building anak tunarungu sebelum diberi perlakuan, (2) mendeskripsikan kemampuan speech building anak tunarungu setelah diberi perlakuan, (3) menganalisis pengaruh teknik prompting terhadap peningkatan kemampuan speech building anak tunarungu di kelas 3 SLB Negeri Seduri Kabupaten Mojokerto. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian quasi eksperimen dengan desain time series design. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji rangking-bertanda wilcoxon. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes lisan dilengkapi dengan kriteria penilaian dan RPP. Hasil validasi instrumen sebesar 85% dan hasil validasi RPP sebesar 78,75%. Berdasarkan data penelitian, nilai pretest siswa tunarungu memperoleh rata-rata yang rendah yaitu 44,17. Setelah diberikan intervensi berupa taknik prompting, rata-rata siswa mengalami kenaikan. Hasil posttest menunjukkan nilai rata-rata sebesar 74,67. Kemudian pada pengujian hipotesis diperoleh hasil perhitungan table (diambil nilai terkecil) yaitu Thitung sebesar 0, sedangkan harga Ttabel dengan taraf signifikansi 5% sebesar 0. Berdasarkan kaidah keputusan yang telah ditetapkan maka Ho ditolak dan Ha diterima karena Thitung ≤ Ttabel. Berdasarkan data, dapat disimpulkan bahwa hasil dari penelitian ini yaitu teknik prompting berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan speech building siswa tunarungu kelas III di SLB Negeri Seduri Kabupaten Mojokerto. Saran untuk guru maupun sekolah diharapkan teknik prompting ini dapat menjadi alternative untuk meningkatkan kemampuan komunikasi tunarungu di sekolah.