MAKNA VISUAL PADA LATTE ART (ANALISIS VISUAL KARYA LATTE ART SEBAGAI MEDIA EKSPRESI BARISTA DI SURABAYA)

Main Author: Rif’atul Qomariyah, 071211531061
Format: Thesis NonPeerReviewed Book
Bahasa: ind
Terbitan: , 2016
Subjects:
Online Access: http://repository.unair.ac.id/41325/1/ABSTRAK.pdf
http://repository.unair.ac.id/41325/2/FIS.K.69-16%20Qom%20m.pdf
http://repository.unair.ac.id/41325/
http://lib.unair.ac.id
Daftar Isi:
  • Penelitian “Makna Visual pada Latte Art (Analisis Visual Karya Latte Art sebagai Media Ekspresi Barista di Surabaya)” bertujuan untuk mengetahui proses produksi makna oleh barista sebagai media ekspresinya serta untuk menganalisis Latte Art sebagai Urban Art yang keberadaannya berkembang menjadi Gaya Hidup (Lifestyle). Latte art merupakan salah satu visual product sebagai implementasi visual culture. Garapan seni latte art muncul seiring berkembangnya fragmen kehidupan dan kebudayaan kota alias urban culture yang berbasis trial & error serta mengusung spirit “freedom of expression”. Penelitian ini menggunakan visual methodology dengan sudut pandang site of production dimana peneliti menginterpretasi gambar dengan teori visual culture, consumer cultural, lifestyle. Sebagai urban art, latte art dibuat berdasarkan ekspresi baristanya. Feeling/mood dan emosi mempengaruhi pembuatan karya visual ini. Mood senang akan menghasilkan karya yang baik, begitu juga sebaliknya. Latar belakang pembuatan latte art tiap barista juga berbeda-beda, tergantung cultural customer yang melakukan pemesan. Barista lebih suka membuatkan latte art untuk wanita, dan tidak menggambar latte art untuk tipe customer cuek. Tapi setiap ada pesanan gambar dari consumer barista selalu bersedia membuatkan demi memenuhi lifestyle. Selain itu, karya latte tidak selalu tergantung pada manusianya, tapi juga alat pembuat foam susu untuk latte art berpengaruh terhadap hasil gambar latte art. Proses produksi makna latte art oleh barista bergantung pada emosi (feeling/mood/susana hati), consumer, dan kualitas produk. Karya latte art adalah upaya untuk menunjukkan ekspresi barista sebagai pembuatnya. Dengan kata lain ekspresi tersebut tertuang pada visual art yang keberadaannya dikonsumsi masyarakat urban sebagai gaya hidup (lifestyle).