Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dalam Menentukan Harga Jual
Main Author: | Srikiki Sihombing, 152040070 |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
, 2019
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.unpas.ac.id/41668/1/DAFTAR%20PUSTAKA.pdf http://repository.unpas.ac.id/41668/2/COVER.pdf http://repository.unpas.ac.id/41668/3/BAB%20I%20PENDAHULUAN%20%28fix%29.pdf http://repository.unpas.ac.id/41668/4/lembar%20pengesahan.pdf http://repository.unpas.ac.id/41668/5/BAB%20II%20%28SKRIPSI%29%20fix.pdf http://repository.unpas.ac.id/41668/5/ABSTRAK.pdf http://repository.unpas.ac.id/41668/ |
Daftar Isi:
- Katumbiri Edelweiss merupakan usaha yang bergerak dibidang manufaktur. Dari hasil penelitian diketahui bahwa terdapat permasalahan sehubungan dengan penentuan harga pokok produksi yang ternyata selama ini, perusahaan tidak pernah melakukan perhitungan harga pokok produksi secara terperinci, perusahaan menentukan harga pokok produksinya berdasarkan perkiraan presentase dari harga jual yang telah ditetapkan pemilik usaha. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penentuan harga pokok produksi pada Usaha Kecil Katumbiri Edelweiss sebelum dan sesudah menggunakan metode Full Costing. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriftif yaitu metode penelitian dengan cara mengumpulkan data-data yang sesuai dengan keadaan yang sebenarnya kemudian data-data tersebut disusun, diolah dan dianalisis untuk dapat memberikan gambaran mengenai masalah yang ada. Teknik pengumpulan data primer dilakukan dengan cara wawancara terstruktur dan observasi Non Participant, teknik pengumpulan data sekunder dilakukan dengan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penentuan harga pokok produksi yaitu dengan menerapkan metode Full Costing. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan perhitungan HPP sebelum dan sesudah menggunakan metode Full Costing. yaitu pada produk sistik cantik ukuran besar (450Gr) sebelum dengan biaya produksi sebanyak Rp.10.500/Bungkus sedangkan sesudah Rp.8.500/Bungkus. sedangkan untuk sistik cantik ukuran kecil (150Gr) sebelum dengan biaya produksi Rp.3.000 dan sesudah Rp.3.200/Bungkus. Berdasarkan penelitian tersebut sistik cantik ukuran besar memiliki biaya produksi yang lebih kecil dari yang perusahaan perkirakan, sementara untuk sistik cantik ukuran kecil memiliki biaya produksi yang lebih besar dari biaya yang perusahaan anggarkan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu Full Costing merupakan metode yang dapat menentukan harga pokok produksi, yang dapat menghitung seluruh Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja Langsung, dan Biaya Overhead Pabrik, maka dengan menerapkan metode Full Costing ini pelaku usaha dapat menentukan harga jual dengan tepat. Saran yang dapat peneliti kemukanan, perusahaan sebaiknya dapat menerapkan perhitungan dengan menggunakan metode Full Costing sebagai dasar perhitungan Harga Pokok Produksi untuk menentukan Harga Jual produk. Kata Kunci : Harga Pokok Produksi dan Harga Jual