Daftar Isi:
  • ABSTRAK Gudang merupakan salah satu aktivitas penunjang dalam kegiatan proses produksi. PT Suwarni Agro Mandiri Plant Pariaman sampai saat ini belum memiliki gudang bahan baku. Bahan baku diletakkan di sepanjang lantai produksi. Akibatnya, terjadi berbagai permasalahan, diantaranya adalah penundaan proses produksi dan rendahnya keselamatan kerja akibat sempitnya gang di lantai produksi. Selain itu, mulai tahun 2017 ini perusahaan juga merencanakan akan menaikkan laju produksi tiap tahunnya. Oleh karena itu, PT Suwarni Agro Mandiri Plant Pariaman perlu merancang tata letak gudang untuk bahan baku dan produk jadi, yang diletakkan sekaligus dalam satu tempat, serta perencanaan persediaan untuk bahan baku dan produk jadi. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang tata letak gudang untuk bahan baku dan produk jadi yang diawali dengan merencanakan persediaan untuk bahan baku dan produk jadi. Perancangan tata letak gudang dan perencanaan persediaan dilakukan berdasarkan perencanaan kenaikan laju produksi yang telah dilakukan oleh perusahaan. Perancangan tata letak gudang dilakukan dengan metode Dedicated Storage Policy, sedangkan untuk perencanaan persediaan dilakukan dengan menggunakan metode penjadwalan MRP (Material Requirement Planning). Dari hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa luas lahan yang tersedia hanya mampu menampung untuk laju produksi perusahaan pada tahun ke-3. Ukuran gudang yang dirancang seluas 2257,5 m2 dengan total jarak perpindahan yang meningkat tiap tahunnya. Total perpindahan jarak pada tahun ke-3 sebesar 8.029,28 m per hari. Tata letak gudang yang dirancang juga telah menerapkan prinsip-prinsip tata letak yang baik. Sedangkan untuk perencanaan persediaan, diperlukan total biaya sebesar Rp 6.776.948 pada tahun ke-1, untuk tahun ke-2 dan ke-3 mengalami kenaikan sebesar 1,16% dan 1,22%. Kata kunci: dedicated storage policy, persediaan, tata letak gudang