KATA MAKIAN DALAM NOVEL OUT KARYA NATSUO KIRINO TINJAUAN SOSIOLINGUISTIK
Main Author: | Khairunnisa', Ul Hanifa |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
, 2017
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://scholar.unand.ac.id/28113/1/1cover.pdf http://scholar.unand.ac.id/28113/2/BAB%20I.pdf http://scholar.unand.ac.id/28113/3/BAB%20IV.pdf http://scholar.unand.ac.id/28113/4/daftar%20pustaka.pdf http://scholar.unand.ac.id/28113/5/Full2.pdf http://scholar.unand.ac.id/28113/ |
Daftar Isi:
- Kata Kunci: Kata Makian, Sosiolinguistik, Out Bahasa merupakan hal yang penting dalam berkomunikasi antara seseorang, seseorang dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok. Dalam berkomunikasi seseorang tidak hanya memakai kata-kata sopan, namun juga memakai kata-kata kasar. Pada penelitian ini, peneliti membahas tentang kata-kata makian. Dalam bahasa Jepang kata makian disebut sebagai Boutoku. Boutoku adalah pemfitnahan dan mencela pada martabat seseorang yang dicela. Pendekatan yang digunakanolehpenelitiadalahpendekatankualitatifyang bersifatdekriptif.Pengumpulan data dilakukandenganmetodesimakdantekniksadap, seterusnyadianalisisdenganmenggunakanmetodepadan.Penyajianhasilanalisissecara formal. Sumber data diperolehdari novel Out Karya Natsuo Kirino.Tinjauan yang digunakan dalam penelitian adalah tinjauan sosiolingustik dengan menggunakan teori Dell Hymes SPEAKING.Penggelompokkan kata makian menggunakan penggelompokkan I Dewa Putu Wijana. Berdasarkan Hasil Analisis data terdapat kata makian dalam novel Out berupa baka, yarou, bakayarou, babaa, boke, chikushou, hentai, shirobuta, gezu yarou, temee. Pada pengelompokkan Menurut I Dewa Putu Wijana dapat dikelompokkan kebodohan, keabnormalan, ketidakberuntungan, sesuatu yang menjijikan, sesuatu yang terganggu kehidupan manusia.