PERAN PARTAI GOLONGAN KARYA TERHADAP PENDIDIKAN POLITIK BAGI MASYARA.KAT (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH)
Main Author: | Nofardiansyah |
---|---|
Format: | |
Online Access: |
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=79044 |
Daftar Isi:
- Selama ini masyarakat Kota Banda Aceh kurang memahami pengetahuan pendidikan politik, Sejauh ini yang masyarakat tahu mengenai politik hanyalah partai politik, kampanye politik, mereka tidak mengetahui arti politik yang sesungguhnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pendidikan politik yang dilakukan Partai Golongan Karya terhadap masyarakat Kota Banda Aceh, ruang lingkup pendidikan politik dan tingkat keberhasilan pendidikan politik yang dilakukan Partai Golongan Karya. Metode penelitian ini bersifat kualitatif Lokasi penelitiannya di Kota. Banda Aceh. Jenis data yang digunakan terrdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpuJan data yang digunakan yaitu studi lapangan melaJui wawancara dan studi kepustakaan.Hasil penelitian menunjukkan peran Partai Golongan Karya dalam melakukan pendidikan politik terhadap masyarakat di Kota Banda Aceh difokuskan kepada organisasi sayap atau kader dan diteruskan kepada masyarakat, bentuk pendidikan politik yang dilakukan kampanye politik, seminar politik, kajian-kajian politik, diskusi politik, pendidikan dan pelatihan mengenai politik. Ruang lingkup pendidikan politik di fokuskan pada pendidikan politik, ekonomi dan sosial budaya diperjelas dalam visi Partai Golongan Karya. Tingkat keberhasilan Partai Golongan Karya melakukan pendidikan politik bagi masyarakat di Kota Banda Aceh dilihat dari persentase suara pada pemilu 2009 mencapai 6,69 % dan meraih tiga kursi di DPRK Banda AcehDisarankan Partai Golongan Karya harus segera melakukan restrukturisasi semua jenjang kepengurusan (Kecamatan dan Desa/Kelurahan) Segera mlakukan koordinasi pembenahan kepengurusan organisasi sayap (AMPG dan KPPG) sampai tingkat basis.Segera mengoptimalkan tugas clan tanggung jawab masing-masing pengurus sesuai bidangnya, baik pada tingkat Kabupaten/Kota maupun Kecamatan, Kelurahan/Desa