STUDI PENGARUH JARAK ANODA-KATODA TERHADAP DISTRIBUSI POTENSIAL KOROSI PADA SISTEM PROTEKSI KATODIK BETON BERTULANG
Main Author: | MUHAMMAD RIZKY |
---|---|
Format: | Bachelors |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SYIAH KUALA
, 2018
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=49413 |
Daftar Isi:
- Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas anoda galvanik Zn pada sistem proteksi katodik beton bertulang secara eksperimental, serta mempelajari pengaruh jarak anoda-katoda terhadap distribusi potensial korosi pada sistem proteksi katodik beton bertulang. Spesimen yang digunakan adalah beton bertulang dengan panjang 1000 mm, lebar 100 mm, dan tinggi 100 mm sebanyak 4 buah dengan variasi jarak anoda-katoda yaitu 20 mm, 10 mm, 5 mm, dan tanpa anoda. Spesimen direndam dalam larutan NaCl 3,5% dan mendapatkan perlakuan wet-dry cycle. Profometer 5+ digunakan untuk mencari lokasi tulangan tanpa merusak permukaan beton. Untuk mengukur nilai potensial korosi baja tulangan digunakan Digital Half-Cell Potential Meter. Pengukuran potensial korosi yang dihasilkan setelah 12 minggu wet-dry cycle menunjukkan bahwa potensial korosi rata-rata paling negatif diperoleh pada spesimen dengan jarak anoda-katoda 10 mm yaitu -391 mV. Sedangkan pada jarak anoda-katoda 20 mm, 5 mm, dan tanpa anoda adalah -378 mV, -374 mV, dan -329 mV. Maka dapat disimpulkan bahwa efektivitas anoda galvanik Zn dan jarak anoda-katoda memberi pengaruh terhadap distribusi potensial korosi. tergolong ke dalam daerah pasivasi jika dilihat dari diagram Pourbaix untuk Fe terhadap potensial dan pH beton sehingga belum tergolong ke daerah terproteksi seperti yang diharapkan.