UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BUAH PARE (MOMORDICA CHARANTIA DESCOURT) TERHADAP ISOLAT KLINIS METHICILIN-RESISTANT STAPHYLOCOCCUS AUREUS SECARA IN VITRO
Main Author: | Muhammad Patara Aulia Putera |
---|---|
Format: | |
Terbitan: |
Fakultas Kedokteran
, 2016
|
Online Access: |
http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=23653 |
Daftar Isi:
- Infeksi menjadi permasalahan besar di dunia, salah satunya infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus. Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) adalah S. aureus yang resisten terhadap antibiotik ?-laktam. Resistensi bakteri yang terjadi menuntut penemuan dan pengembangan bahan alam sebagai antibakteri. Salah satu bahan alam yang dapat dijadikan sebagai antibakteri adalah tanaman pare (Momordica charantia Descourt). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah pare (Momordica charantia Descourt) terhadap MRSA. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 6 kelompok perlakuan ekstrak etanol buah pare dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, 100% dan kontrol negatif menggunakan carboxy methyl cellulose (CMC) 1%. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Analisis data menggunakan metode Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil/BNT (p < 0,05). Hasil uji ekstrak etanol buah pare dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80% dan 100% menunjukkan diameter zona hambat rata-rata 7,6 mm, 9 mm, 9,9 mm, 10,4 mm dan 12 mm terhadap MRSA. Hasil analisis data menggunakan ANOVA menunjukkan ekstrak etanol buah pare memiliki pengaruh yang nyata dalam menghambat pertumbuhan MRSA melalui aktivitas antibakteri. Uji Beda Nyata Terkecil/BNT (p < 0,05) yang dilakukan menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah pare memiliki aktivitas antibakteri yang berbeda nyata antar perlakuan terhadap MRSA. Aktivitas antibakteri mulai tampak pada konsentrasi 20% dan yang paling besar pada konsentrasi 100%.
- Banda Aceh