PENGARUH EKSTRAK KULIT MANGGIS (GARCINIA MANGOSTANA L.) TERHADAP HISTOPATOLOGI AORTA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) STRAIN WISTAR YANG DIBERI PAKAN HIPERKOLESTEROLEMIK

Main Author: Eni Gustina
Format:
Online Access: http://etd.unsyiah.ac.id//index.php?p=show_detail&id=13521
Daftar Isi:
  • Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh ekstrak kulit manggis (Garcinia mangostana L.) pada beberapa tingkatan dosis terhadap perubahan histopatologi aorta tikus putih (Rattus norvegicus) strain Wistar yang diberi pakan hiperkolestrolemik. Penelitian ini menggunakan 15 ekor tikus jantan dengan berat badan 210 gram yang secara klinis sehat. Tikus dibagi atas 5 kelompok perlakuan dengan 3 kali ulangan. Kontrol negatif (KN) adalah kelompok yang diberikan pakan standar. Kontrol positif (KP) adalah kelompok yang diberikan pakan hiperkolesterolemik. Kelompok perlakuan K1, K2, K3 yaitu kelompok tikus yang diberi pakan hiperkolesterolemik dan ekstrak kulit manggis dosis 200 mg, 400 mg, dan 600 mg/kgBB selama 60 hari. Setelah perlakuan berakhir tikus dinekropsi, organ aorta diambil untuk dibuat preparat histologi, dan diwarnai dengan metode haematoksilin eosin. Hasil pengamatan menunjukkan pada KN gambaran histologis aorta normal, pada KP terbentuknya plak aterosklerosis tahap awal, pada K1 dan K2 masih terdapat plak ateroskerosis dan mulai terjadi perbaikan gambaran histologis, pada K3 terjadi perbaikan struktur mikroskopis aorta. Dapat disimpulkan bahwa, ekstrak kulit manggis dapat memperbaiki gambaran plak aterosklerosis tahap awal. Pemberian ekstrak kulit manggis dengan dosis 600 mg/kgBB memiliki efektivitas yang lebih baik dari pada dosis 200 dan 400 mg/kgBB.