PERBEDAAN NILAI TEKANAN DARAH LANSIA DENGAN HIPERTENSI SEBELUM DAN SESUDAH OLAHRAGA SENAM PADA LANSIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH TAHUN 2013

Main Author: Zakirullah
Format: Bachelors
Bahasa: ind
Terbitan: Fakultas Kedokteran , 2013
Subjects:
Online Access: http://etd.usk.ac.id//index.php?p=show_detail&id=108412
Daftar Isi:
  • Pertumbuhan penduduk lanjut usia semakin meningkat diperkirakan akan menjadi masalah baru dunia kesehatan. Mencegah munculnya masalah tersebut, Would Health Organisation mencanangkan program peningkatan kesehatan seseorang memiliki usia panjang namun tetap produktif. Hipertensi merupakan keadaan tekanan darah sistolik diatas 140 mmHg dan diastolik diatas 90 mmHg, Penghuni bumi sekitar 972 juta orang (26,4%) mengindap hipertensi, Indonesia 31,7%, Kota Banda Aceh tahun 2011 sebanyak 9,13% dan UPTD Rumoh Seujahtra GeunasehSayang 22,8%. Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaan nilai tekanan darahlansia dengan hipertensi sebelum dan sesudah senam pada lanjut usia di UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang Banda Aceh. Jenis penelitian ini termasuk kuantitatif dengan rancangan quasi eksperimen nonrandomized pretest -postest dengan populasi 70 klien diambil secara total sampling dengan jumlah sampel 15 responden. Instrumen berupa tensimeter air raksa, statescope, kuesioner dan lembar observasi. Teknik pengumpulan data secara pengukuran dilakukan sejak tanggal 20 Mei - 14 Juni 2013 kemudian dianalisa melalui uji dua mean menggunakan paired t- test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata perbedaan nilai tekanan darah sistolik adalah 12.37 mmHg dengan standar deviasi 3.70, dan rata-rata perbedaan nilai tekanan darah diastolik adalah 7.91 mmHg dengan standar deviasi 2.74. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value= 0,0001 dengan a= 5%, dimana Ha diterima yaitu terlihat adanya perbedaan yang signifikan nilai tekanan darah lansia dengan hipertensi sebelum dan sesudah olahraga senam pada lanjut usia. Diharapkan kepala UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang agar tetap mempertahankan dan meningkatkan senam pada lanjut usia secara rutin sebagai layanan perawatan menurunkan tekanan darah khususnya bagi lansia dengan hipertensi.