Peningkatan Hasil Belajar IPA dengan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Bagi Siswa Kelas VI SD Negeri Tumbrep 02 Kecamatan Bandar Kabupaten Batang semester 2 Tahun 2011/2012
Main Author: | Dalimin |
---|---|
Other Authors: | Wahyudi |
Format: | Thesis application/pdf |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar PSKGDJ FKIP-UKSW
, 2013
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.uksw.edu/handle/123456789/2165 |
Daftar Isi:
- Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah nilai rata-rata kelas untuk mata pelajaran IPA pada Kompetensi Dasar Mengidentifikasi kegunaan energi listrik dan berpartisipasi dalam penghematannya dalam kehidupan sehari-hari, hanya mencapai 40%. Pada tahun pelajaran 2011/2012 siswa yang bernilai sama dan atau di atas KKM (≥65) hanya 8 siswa. Jadi yang tuntas hanya 40% dengan rata-rata nilai sebesar 62,50, rendahnya hasil belajar di SD Negeri Tumbrep 02 disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: (1) pandangan siswa yang masih holistik atau global pada obyek tertentu; (2) minat siswa masih sangat rendah; (3) kurangnya media yang tepat dan membuat siswa tertarik pada pembelajaran IPA; (4) guru yang tidak menerapkan Pendekatan pembelajaran yang inovatif, konstruktif, dan terkesan statis; (5) keadaan kelas yang sering kacau karena kenakalan dan sikap usil siswa laki-laki. Masalah yang dirumuskan sebagai berikut: “Apakah dengan penggunaan model pembelajaran Kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar IPA tentang mengidentifikasi kegunaan energi listrik dan berpartisipasi dalam penghematannya dalam kehidupan sehari-hari bagi siswa kelas VI SD Negeri Tumbrep 02 Kecamatan Bandar Kabupaten Batang Semester 2 Tahun 2011/2012�. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau (classroom action research). Model PTK yang digunakan adalah model spiral dari Kemmis, S. dan Mc Taggart, R dengan menggunakan 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 tahap yakni 1) perencanaan tindakan (planning), 2) pelaksanaan tindakan (action) dan pengamatan (observation), dan 3) refleksi (reflection). Subyek penelitian adalah siswa kelas VI SD Negeri Tumbrep 02 Bandar Kabupaten Batang sebanyak 20 siswa. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes dan teknik observasi. Adapun instrumen penelitiannya dengan menggunakan butir-butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif komparatif yang meliputi jumlah, mean, skor minimal-maksimal, persentase, membandingkan dan grafik/diagram. Dari hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan hasil belajar IPA siswa tentang penghematan energi setelah menggunakan model pembelajaran jigsaw. Hal ini nampak pada skor rata-rata yakni pada kondisi pra siklus sebesar 62,5, siklus I naik menjadi 65,5 dan pada siklus II naik lagi menjadi 73. Implikasi penelitian adalah sebagai bahan pertimbangan guru untuk menerapkan model pembelajaran jigsaw pada pembelajaran IPA, sesuai dengan kompetensi dasar yang akan dicapai sehingga hasil belajar siswa mencapai optimal. Bagi peneliti di bidang pembelajaran dan asesmen, dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan pengembangan penelitian lebih lanjut.