Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Volume Impor Kedelai (Glycine Max (l) Merill) di Pulau Jawa

Main Authors: Yunitasari, Yesi, Prihtanti, Tinjung Mary
Format: Proceeding application/pdf
Bahasa: ind
Terbitan: Fakultas Pertanian dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana , 2019
Subjects:
Online Access: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/17695
Daftar Isi:
  • Prosiding Konser Karya Ilmiah Nasional 2019 : Kesiapan Sumber Daya Manusia Pertanian Menghadapi Revolusi Industri 4.0, p. 247-254
  • Import dependence is one of the problems in Indonesia to date. One commodity that experiences import dependence is soybeans. Soybean production in Indonesia is mostly produced by Java. The increase in soybean demand in Java when seen from the production produced cannot meet the needs of the community so the government must import. This study aims to determine the effect of production volume, domestic soybean prices, prices of imported soybeans, exchange rates, Gross Domestic Product, inflation on the volume of soybean imports in Java. This research was conducted using secondary data that is time series. The amount of data used is 44 data, which is based on quarterly time in the period from 2007 to 2017. The data used is sourced from the Central Bureau of Statistics. To find out the effect of independent variables on the dependent variable, it was conducted using multiple linear regression tests. The results of multiple linear regression tests show that the gross domestic product (GDP) variable has an influence on the volume of soybean imports in Java with coefficient of 1,318. While the variable volume of soybean production, domestic soybean prices, imported soybean prices, exchange rates and inflation did not affect the volume of soybean imports on the island of Java.
  • Ketergantungan impor merupakan salah satu permasalahan di Indonesia hingga saat ini. Salah satu komoditas yang mengalami ketergantungan impor adalah kedelai. Produksi kedelai di Indonesia paling banyak dihasilkan oleh Pulau Jawa. Peningkatan permintaan kedelai di Pulau Jawa jika dilihat dari produksi yang dihasilkan tidak dapat mencukupi kebutuhan masyarakat sehingga pemerintah harus melakukan impor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volume produksi, harga kedelai domestik, harga kedelai impor, nilai tukar, Produk Domestik Bruto, inflasi terhadap volume impor kedelai di Pulau Jawa. Penelitian ini dilakukan menggunakan data sekunder bersifat time series. Jumlah data yang digunakan adalah sebanyak 44 data yaitu berdasarkan waktu triwulan dalam jangka waktu dari tahun 2007 hingga 2017. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik. Untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependennya dilakukan menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel produk domestik bruto (PDB) memiliki pengaruh terhadap volume impor kedelai di pulau Jawa dengan koefisiensi 1,961. Sedangkan variabel volume produksi kedelai, harga kedelai domestik, harga kedelai impor, nilai tukar dan inflasi tidak berpengaruh terhadap volume impor kedelai di pulau Jawa.