Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Devision (STAD) dengan Berbantuan LCD Guna Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas 5 SDN 02 Mlowokarangtalaun Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014

Main Author: Putra, Pradika Alembara
Other Authors: Susiyanto
Format: Thesis application/pdf
Bahasa: ind
Terbitan: Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP-UKSW , 2017
Subjects:
Online Access: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/11980
Daftar Isi:
  • Latar belakang masalah dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa rendah, keaktifan siswa dalam pembelajaran rendah, pembelajaran yang digunakan guru bersifat konvensional dan theacher center, kerja sama siswa dalam kelompok belum efektif. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Devision (STAD). Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model PTK yang digunakan adalah model PTK dari Kemmis dan Mc Tagart yang mencakup empat langkah utama yang ada pada setiap siklus adalah: (1) menyusun rencana tindakan (planning), (2) pelaksanaan tindakan (acting), (3) pengamatan (observing), dan (4) refleksi (reflecting). PTK ini menggunakan 2 siklus. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas 5 SD Negeri 02 Kecamatan Pulokulon sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes, dan observasi. Adapun instrumen penelitiannya dengan menggunakan butir-butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini dapat dismpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Devision (STAD) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA. Pada kondisi awal sebelum diadakannya tindakan, keaktifan belajar siswa rendah, pada siklus I mengalami keaktifan belajar sebesar 83.33%, dan meningkat di siklus II yaitu 99.84%. Hasil tersebut telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu 70% siswa mencapai keaktifan tertinggi. Hasil belajar IPA pada kondisi awal adalah 33.33% siswa tuntas, pada siklus I meningkat menjadi 87.50% siswa tuntas dan pada siklus II meningkat menjadi 100% siswa tuntas. Hasil tersebut telah mencapai indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu 80% siswa tuntas. Dengan demikian hipotesis yang diajukan peneliti dapat dibuktikan kebenarannya, dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Devision (STAD) dpat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA siswa kelas 5 SD Negeri 02 Mlowokarangtalun. Penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Devision (STAD) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPA kelas 5 SD Negeri 02 Mlowokarangtalun semester II tahun pelajaran 2013/2014. Disarankan agar guru menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Devision (STAD) dalam pembelajaran IPA sebagai alternative pembelajaran.