Efek bawang putih (Allium sativum) dan cabe jawa (Piper retrofractum Vahl.) terhadap kadar albumin pada tikus yang diberi suplemen kuning telur

Main Author: Mukti, Alexander
Format: Thesis NonPeerReviewed application/pdf
Terbitan: , 2009
Subjects:
Online Access: http://eprints.undip.ac.id/7524/1/Alexander_Mukti_.pdf
http://www.fk.undip.ac.id
http://eprints.undip.ac.id/7524/
ctrlnum 7524
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title>Efek bawang putih (Allium sativum) dan cabe jawa (Piper retrofractum Vahl.) terhadap kadar albumin pada tikus yang diberi suplemen kuning telur</title><creator>Mukti, Alexander</creator><subject>R Medicine (General)</subject><description>Latar Belakang : Bawang putih dan cabe jawa bisa berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan berperan mengurangi efek dari oksidan bebas yang dapat menurunkan sintesis albumin oleh hepar. Penelitian diharapkan bawang putih dan cabe jawa akan mengurangi penurunan albumin yang disebabkan akibat suplemen kuning telur.&#xD; Metoda : Penelitian eksperimental Post Test Only Control Group Design. Sampel terdiri dari 25 ekor tikus wistar jantan 8 minggu yang diberi suplemen kuning telur. Sampel dibagi 5 kelompok, yaitu 2 kelompok kontrol (K) dan 3 kelompok perlakuan (P1,P2,P3). Kelompok kontrol negatif (K-) diberi pakan standar, kelompok kontrol positif (K+) dan kelompok perlakuan (P1, P2, P3) diberi 1,5 gr suplemen kuning telur 2 minggu. Kemudian kelompok P1 diberi minyak atsiri bawang putih, kelompok P2 diberi minyak atsiri cabe jawa, dan kelompok P3 diberi kombinasi minyak atsiri bawang putih dan cabe jawa selama 3 minggu. Dosis minyak atsiri yang diberikan sebanyak 0,05 ml. Data didapat dari pemeriksaan kadar albumin serum. Data diuji dengan One Way Anova.&#xD; Hasil : Jumlah albumin serum kelompok K- (3,008 &#xB1; 0,117), K+(3,28 &#xB1; 0,084), P1 (2,98 &#xB1; 0,205), P2 (2,96 &#xB1; 0,152) dan P3 (3,42 &#xB1; 1,109). Uji one way anova antar kelompok terdapat perbedaan bermakna (p=0,000, p&lt;0,05). Uji post Hoc terdapat perbedaan bermakna antara kelompok K- dengan K+ dan K- dengan P3, dari kelompok K+ terdapat perbedaan bermakna kelompok P1 dan P2&#xD; Kesimpulan : Albumin serum pada kombinasi bawang putih dan cabe jawa tidak berubah bila dibandingkan dengan pemberian suplemen kuning telur&#xD; </description><date>2009-08</date><type>Thesis:Thesis</type><type>PeerReview:NonPeerReviewed</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://eprints.undip.ac.id/7524/1/Alexander_Mukti_.pdf</identifier><relation>http://www.fk.undip.ac.id</relation><identifier>Mukti, Alexander (2009) Efek bawang putih (Allium sativum) dan cabe jawa (Piper retrofractum Vahl.) terhadap kadar albumin pada tikus yang diberi suplemen kuning telur. Undergraduate thesis, Medical faculty.</identifier><relation>http://eprints.undip.ac.id/7524/</relation><recordID>7524</recordID></dc>
format Thesis:Thesis
Thesis
PeerReview:NonPeerReviewed
PeerReview
File:application/pdf
File
author Mukti, Alexander
title Efek bawang putih (Allium sativum) dan cabe jawa (Piper retrofractum Vahl.) terhadap kadar albumin pada tikus yang diberi suplemen kuning telur
publishDate 2009
topic R Medicine (General)
url http://eprints.undip.ac.id/7524/1/Alexander_Mukti_.pdf
http://www.fk.undip.ac.id
http://eprints.undip.ac.id/7524/
contents Latar Belakang : Bawang putih dan cabe jawa bisa berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan berperan mengurangi efek dari oksidan bebas yang dapat menurunkan sintesis albumin oleh hepar. Penelitian diharapkan bawang putih dan cabe jawa akan mengurangi penurunan albumin yang disebabkan akibat suplemen kuning telur. Metoda : Penelitian eksperimental Post Test Only Control Group Design. Sampel terdiri dari 25 ekor tikus wistar jantan 8 minggu yang diberi suplemen kuning telur. Sampel dibagi 5 kelompok, yaitu 2 kelompok kontrol (K) dan 3 kelompok perlakuan (P1,P2,P3). Kelompok kontrol negatif (K-) diberi pakan standar, kelompok kontrol positif (K+) dan kelompok perlakuan (P1, P2, P3) diberi 1,5 gr suplemen kuning telur 2 minggu. Kemudian kelompok P1 diberi minyak atsiri bawang putih, kelompok P2 diberi minyak atsiri cabe jawa, dan kelompok P3 diberi kombinasi minyak atsiri bawang putih dan cabe jawa selama 3 minggu. Dosis minyak atsiri yang diberikan sebanyak 0,05 ml. Data didapat dari pemeriksaan kadar albumin serum. Data diuji dengan One Way Anova. Hasil : Jumlah albumin serum kelompok K- (3,008 ± 0,117), K+(3,28 ± 0,084), P1 (2,98 ± 0,205), P2 (2,96 ± 0,152) dan P3 (3,42 ± 1,109). Uji one way anova antar kelompok terdapat perbedaan bermakna (p=0,000, p<0,05). Uji post Hoc terdapat perbedaan bermakna antara kelompok K- dengan K+ dan K- dengan P3, dari kelompok K+ terdapat perbedaan bermakna kelompok P1 dan P2 Kesimpulan : Albumin serum pada kombinasi bawang putih dan cabe jawa tidak berubah bila dibandingkan dengan pemberian suplemen kuning telur
id IOS2852.7524
institution Universitas Diponegoro
institution_id 69
institution_type library:university
library
library Perpustakaan Universitas Diponegoro
library_id 485
collection Diponegoro University Institutional Repository
repository_id 2852
city SEMARANG
province JAWA TENGAH
repoId IOS2852
first_indexed 2016-09-15T18:02:00Z
last_indexed 2016-09-22T20:48:06Z
recordtype dc
_version_ 1765880515606347776
score 17.13294