PENERAPAN KURIKULUM KOMBINASI KURIKULUM PONDOK PESANTREN MODERN DAN KURIKULUM PONDOK PESANTREN TRADISIONAL DI PONDOK PESANTREN MU’ADALAH DAARUL RAHMAN JAKARTA
Main Author: | Safrudin Jamil, NIM. 14410190 |
---|---|
Format: | Thesis NonPeerReviewed Book |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
, 2018
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://digilib.uin-suka.ac.id/33157/1/14410190_BAB-I_IV_DAFTAR%20PUSTAKA.pdf http://digilib.uin-suka.ac.id/33157/2/14410190_BAB-II_III.pdf http://digilib.uin-suka.ac.id/33157/ |
Daftar Isi:
- Latar belakang penelitian ini adalah bahwa kurikulum merupakan komponen yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Masalah kurikulum merupakan berbincangan yang cukup menarik dalam pendidikan, terlebih lagi pesantren. Salah satu pondok pesantren yang mendapatkan status mu’adalah/persetaraan adalah pondok pesantren Daarul Rahman Jakarta. Yang menjadi permasalahan penelitian ini adalah bagaimana rancangan kurikulum pondok pesantren mu’adalah di pondok pesantren Daarul Rahman Jakarta dan bagaimana penerapan kurikulum tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang penerapan kurikulum pondok pesantren mu’adalah di pondok pesantren Daarul Rahman Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan mengambil latar pondok pesantren Daarul Rahman Jakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif yakni, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan mengadakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan: Pertama, kurikulum yang digunakan oleh pondok pesantren Daarul Rahman Jakarta, yaitu tujuan pesantren adalah menumbuhkan rasa percaya diri dan menguasi kitab-kitab klasik. Komposisi mata pelajaran agama dengan mata pelajaran umum yaitu 70% dan 30%. Strategi yang dirancang melalui aspek proses pembelajaran, bimbingan, pengembangan potensi, dan pembentukan karakter. Evaluasi kurikulum terdapat dua aspek, yaitu evaluasi hasil pembelajaran dan evaluasi proses pembelajaran. Kedua, penerapan kegiatan pembelajaran diawali dengan pre test, kemudian kegiatan inti dengan menggunakan metode targhib wa tarhib, ceramah, demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab, dan diakhiri dengan post test. Evaluasi yang dilakukan menggunakan dua teknik test yakni, teknik tes yang meliputi tes tertulis, tes lisan, dan praktik dan teknik non test, yaitu penilaian sikap peserta didik