Penerapan pelayanan prima sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah simpanan di KJKS BMT Walisongo Mijen Semarang
Daftar Isi:
- Kelangsungan hidup suatu perusahaan dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang dilakukan oleh suatu lemabaga keuangan. Persaingan yang semakin ketat di dunia bisnis, mendorong KJKS BMT Walisongo Mijen mencoba untuk menerapkan pelayanan prima sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah simpanan. Rumusan masalah dalam tugas akhir ini adalah bagaimana penerapan pelayanan prima di KJKS BMT Walisongo Mijen. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelayanan prima yang dilakuakan oleh KJKS BMT Walisongo Mijen dalam upaya meningkatkan jumlah simpanannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakuakan melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi di KJKS BMT Walisongo Mijen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pelayanan prima dengan menggunakan pendekatan berdasarkan konsep A4 yaitu pendekatan sikap (attidute), perhatian (attention), tindakan (action), dan antisipasi (anticipation) telah dilaksanakan oleh KJKS BMT Walisongo Mijen. Pada periode tahun 2015 target yang telah dicapai dalam meningkatkan jumlah simpanan meningkat secara signifikan. Berdasarkan data yang telah diambil menunjukkan bahwa KJKS BMT Walisongo Mijen dalam menerapkan pelayanan prima telah berhasil.