ctrlnum 20170
fullrecord <?xml version="1.0"?> <dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><relation>http://eprints.ums.ac.id/20170/</relation><title>Pengembangan Komponen Alat Pemadat Roller Slab (APRS)</title><creator> Ichsan, Muhamad </creator><subject>T Technology (General)</subject><description>Pada kenyataanya proses pemadatan di laboratorim dengan cara penumbukan&#xD; secara vertikal, pemadatan tersebut berbeda dengan proses pemadatan yang&#xD; dikerjakan di lapangan. Alat Pemadat Roller Slab (APRS) dibuat untuk&#xD; menyesuaikan proses pemadatan yang ada di lapangan, karena cara kerja alat ini&#xD; bersesuaian dengan cara kerja tandem roller. APRS ini dirancang oleh Teknik Sipil&#xD; UMS. Karena alat tersebut baru pertama dirancang, maka alat tersebut perlu diuji&#xD; coba kualitas produknya, tingkat kemudahan pengoprasiannya, tingkat keamanan, dan&#xD; keselamatan bagi operatornya. Dari analisis desain awal menghasilkan bahwa alat&#xD; APRS ini kurang mewakili pemadatan di lapangan karena hanya menggunakan roda&#xD; baja, pemakaian dimensi untuk kerangka kurang tepat, kecepatan tidak bisa&#xD; bervariasi, dan desain awal yang terlalu sederhana. APRS dan komponen-komponen&#xD; yang telah ada saat ini belum selesai total proses perakitanya, karena masih perlu&#xD; pertimbangan-pertimbangan agar alat tersebur bisa bekerja secara maksimal.&#xD; Prinsip dasar pengembangan komponen APRS adalah : (a) aman pada waktu&#xD; menaikkan beban roller dan beban dengan pemberat, (b) aman saat menuangkan&#xD; benda uji pada loyang/meja kerja, (c) aman pada waktu menurunkan beban roller dan&#xD; beban dengan pemberat, (hati-hati agar tidak merusak tebaran benda uji yang masih&#xD; lepas dan sudah dirapikan), (d) aman waktu menjalankan APRS supaya tidak ada&#xD; kecelakaan, (e) membuat alat pendukung yang berfungsi untuk memudahkan&#xD; pengambilan benda uji dan aman pada waktu memindahkan benda uji untuk di core&#xD; atau dipotong-potong. Dari uji coba APRS ada beberapa kekurangan : Kesulitan pada&#xD; saat pencampuran material dan wajan kurang besar, Kesulitan mengangkat roda dan&#xD; batang tekan (terlalu berat), Kesulitan saat mengeluarkan sampel dari loyang,&#xD; pencampuran aspal tidak praktis dan sulit dikerjakan, Tambahan beban belum ada,&#xD; Pada sampel ada retakan karena gilasan yang belum tuntas.&#xD; Permasalahan di atas diperlukan pengembangan komponen APRS, supaya&#xD; dapat berfungsi seperti yang dikehendaki. Adapun komponen yang sebagian sudah&#xD; dirakit dan untuk sempurnanya alat tersebut bisa berfungsi sesuai yang diharapkan.&#xD; Komponen tambah APRS diantaranya : (1) wajan penggoreng, (2) trolli, (3)&#xD; penggantian gear, (4) extruder, (5) dudukan core drill, (6)mixer, (7) barrier, (8)&#xD; beban tambah, dan (9) penambahan roda karet. Sebagian komponen tersebut sudah&#xD; dirakit</description><date>2012</date><type>Other:Karya Ilmiah</type><type>PeerReview:NonPeerReviewed</type><type>File:application/pdf</type><language>eng</language><identifier>http://eprints.ums.ac.id/20170/1/3._Halaman_Depan.pdf</identifier><type>File:application/pdf</type><language>eng</language><identifier>http://eprints.ums.ac.id/20170/2/4._BAB_I.pdf</identifier><type>File:application/pdf</type><language>eng</language><identifier>http://eprints.ums.ac.id/20170/4/5._BAB_II.pdf</identifier><type>File:application/pdf</type><language>eng</language><identifier>http://eprints.ums.ac.id/20170/9/6._BAB_III.pdf</identifier><type>File:application/pdf</type><language>eng</language><identifier>http://eprints.ums.ac.id/20170/11/7._BAB_IV.pdf</identifier><type>File:application/pdf</type><language>eng</language><identifier>http://eprints.ums.ac.id/20170/13/8._BAB_v.pdf</identifier><type>File:application/pdf</type><language>eng</language><identifier>http://eprints.ums.ac.id/20170/17/9._Daftar_pustaka.pdf</identifier><type>File:application/pdf</type><language>eng</language><identifier>http://eprints.ums.ac.id/20170/23/10._Lampiran.pdf</identifier><type>File:application/pdf</type><language>eng</language><identifier>http://eprints.ums.ac.id/20170/25/2._Naskah_Publikasi_Ilmiah.pdf</identifier><identifier> Ichsan, Muhamad (2012) Pengembangan Komponen Alat Pemadat Roller Slab (APRS). Skripsi thesis, Universitas Muhammadiyah Surakarta. </identifier><relation>D100070034</relation><recordID>20170</recordID></dc>
language eng
format Other:Karya Ilmiah
Other
PeerReview:NonPeerReviewed
PeerReview
File:application/pdf
File
author Ichsan, Muhamad
title Pengembangan Komponen Alat Pemadat Roller Slab (APRS)
publishDate 2012
topic T Technology (General)
url http://eprints.ums.ac.id/20170/1/3._Halaman_Depan.pdf
http://eprints.ums.ac.id/20170/2/4._BAB_I.pdf
http://eprints.ums.ac.id/20170/4/5._BAB_II.pdf
http://eprints.ums.ac.id/20170/9/6._BAB_III.pdf
http://eprints.ums.ac.id/20170/11/7._BAB_IV.pdf
http://eprints.ums.ac.id/20170/13/8._BAB_v.pdf
http://eprints.ums.ac.id/20170/17/9._Daftar_pustaka.pdf
http://eprints.ums.ac.id/20170/23/10._Lampiran.pdf
http://eprints.ums.ac.id/20170/25/2._Naskah_Publikasi_Ilmiah.pdf
http://eprints.ums.ac.id/20170/
contents Pada kenyataanya proses pemadatan di laboratorim dengan cara penumbukan secara vertikal, pemadatan tersebut berbeda dengan proses pemadatan yang dikerjakan di lapangan. Alat Pemadat Roller Slab (APRS) dibuat untuk menyesuaikan proses pemadatan yang ada di lapangan, karena cara kerja alat ini bersesuaian dengan cara kerja tandem roller. APRS ini dirancang oleh Teknik Sipil UMS. Karena alat tersebut baru pertama dirancang, maka alat tersebut perlu diuji coba kualitas produknya, tingkat kemudahan pengoprasiannya, tingkat keamanan, dan keselamatan bagi operatornya. Dari analisis desain awal menghasilkan bahwa alat APRS ini kurang mewakili pemadatan di lapangan karena hanya menggunakan roda baja, pemakaian dimensi untuk kerangka kurang tepat, kecepatan tidak bisa bervariasi, dan desain awal yang terlalu sederhana. APRS dan komponen-komponen yang telah ada saat ini belum selesai total proses perakitanya, karena masih perlu pertimbangan-pertimbangan agar alat tersebur bisa bekerja secara maksimal. Prinsip dasar pengembangan komponen APRS adalah : (a) aman pada waktu menaikkan beban roller dan beban dengan pemberat, (b) aman saat menuangkan benda uji pada loyang/meja kerja, (c) aman pada waktu menurunkan beban roller dan beban dengan pemberat, (hati-hati agar tidak merusak tebaran benda uji yang masih lepas dan sudah dirapikan), (d) aman waktu menjalankan APRS supaya tidak ada kecelakaan, (e) membuat alat pendukung yang berfungsi untuk memudahkan pengambilan benda uji dan aman pada waktu memindahkan benda uji untuk di core atau dipotong-potong. Dari uji coba APRS ada beberapa kekurangan : Kesulitan pada saat pencampuran material dan wajan kurang besar, Kesulitan mengangkat roda dan batang tekan (terlalu berat), Kesulitan saat mengeluarkan sampel dari loyang, pencampuran aspal tidak praktis dan sulit dikerjakan, Tambahan beban belum ada, Pada sampel ada retakan karena gilasan yang belum tuntas. Permasalahan di atas diperlukan pengembangan komponen APRS, supaya dapat berfungsi seperti yang dikehendaki. Adapun komponen yang sebagian sudah dirakit dan untuk sempurnanya alat tersebut bisa berfungsi sesuai yang diharapkan. Komponen tambah APRS diantaranya : (1) wajan penggoreng, (2) trolli, (3) penggantian gear, (4) extruder, (5) dudukan core drill, (6)mixer, (7) barrier, (8) beban tambah, dan (9) penambahan roda karet. Sebagian komponen tersebut sudah dirakit
id IOS2728.20170
institution Universitas Muhammadiyah Surakarta
institution_id 249
institution_type library:university
library
library Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta
library_id 555
collection Digital Repository Universitas Muhammadiyah Surakarta
repository_id 2728
subject_area Agama
Ekonomi
Farmasi
city KOTA SURAKARTA
province JAWA TENGAH
repoId IOS2728
first_indexed 2016-09-22T02:43:30Z
last_indexed 2016-09-22T02:43:31Z
recordtype dc
_version_ 1765810726133301248
score 17.538404