Implementasi underwriting pada penerbitan polis di AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Sidoarjo
Daftar Isi:
- Skripsi ini adalah hasil penelitian yang berjudul “Implementasi Underwriting pada Penerbitan Polis di AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Sidoarjo”. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana implementasi Underwriting pada Penerbitan Polis di AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Sidoarjo, faktor-faktor apa yang dipertimbangkan underwriter dalam Seleksi Risiko pada Penerbitan Polis asuransi AJB Bumiputera 1912 Syariah Cabang Sidoarjo dan Implementasi Penerapan Underwriting Syariah di AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi dan wawancara secara langsung dengan informan, dalam penelitian ini yaitu pihak AJB Bumiputera 1912 Divisi Syariah Cabang Sidoarjo. Hasil penelitian menyatakan : Pertama : tahapan field underwriting, seleksi kesehatan dan seleksi financial calon tertanggung, penentuan besarnya premi, pengecekan berkas serta proses penerbitan dan percetakan polis. Kedua : faktor-faktor yang dipertimbangkan underwriter yaitu usia, jenis kelamin dan jenis pekerjaan. Ketiga : Dalam penerapan underwriting mengandung prinsip-prinsip syariah diantaranya adil dan seimbang, transparan, serta bebas riba>, ghara>r, maysi>r.Kedepannya, sebaiknya AJB Bumiputera Syariah khususnya underwriter agar lebih teliti dalam memperoleh informasi yang didapat tentang data-data peserta, dikarenakan proses underwriting yang diterapkan masih bersifat manual. Selain itu, untuk pengisian form medis yang hanya diberlakukan pada calon peserta medical dengan usia tertentu saja, kedepannya penulis juga berharap agar pengisian form medis berlaku untuk semua calon peserta, hal ini dikarenakan gangguan kesehatan (penyakit) tidak memandang usia serta penerapan prinsip syariah dalam proses operasional perusahaan khususnya proses underwriting agar dijalankan dengan istiqomah (terus-menerus), sehingga semua kegiatan asuransi syariah dapat tetap berjalan sesuai dengan syariah Islam yang berlaku. Dan AJB Bumiputera Syariah dapat menjadi inspirasi atau contoh bagi perusahaan asuransi syariah lainnya untuk masa mendatang.