Analisis Kualitas Air Baku Waduk terhadap Biaya Produksi Air Bersih Water Treatment Plant (WTP) (Studi Kasus: Waduk Jatiluhur)
Main Author: | Suwarno, Djoko |
---|---|
Format: | Article PeerReviewed Book |
Bahasa: | eng |
Subjects: | |
Online Access: |
http://repository.unika.ac.id/22441/1/58119880322017G1_Journal%20Aldo_Puput.pdf http://repository.unika.ac.id/22441/ |
Daftar Isi:
- Air memiliki tiga aspek penting dalam penyediaan air bersih pada suatu kawasan yang harus diperhatikan yaitu: aspek kontinuitas, kuantitas dan tentunya kualitas air. Pada Waduk Jatiluhur terdapat beberapa aktifitas produktif yang berdampak pada kualitas air waduk. Aktivitas produktif diantaranya yaitu aktivitas usaha budidaya ikan keramba jaring apung, industri Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), pengolahan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dan Water Treatment Plant (WTP) Jatiluhur serta tempat wisata Waduk Jatiluhur. Kualitas air WTP Jatiluhur hingga saat ini kian menurun penurunan kualitas ini disebabkan karena tercemarnya air baku waduk. Meningkatnya aktifitas KJA maka akan mempengaruhi kualitas air baku. Buruknya kualitas air baku maka akan mempengaruhi biaya WTP, karena Kualitas air baku berbanding terbalik terhadap biaya yang artinya dengan kualitas air baku yang semakin buruk, maka biaya air bersih WTP semakin besar. Sehingga sebagian masyarakat tidak berminat untuk memakai air bersih WTP, karena beranggapan bahwa air baku pada Waduk Jatiluhur tidak berbahaya. Akan tetapi kualitas air harus diutamakan karena dapat mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat. Dengan demikian Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga serta memelihara kualitas sumber air baku di Waduk Jatiluhur agar tetap terjaga dengan baik.