Perbedaan Sikap Dalam Menghadapi Masa Pensiun Antara Purnawirawan ABRI Dan Pensiunan Pegawai Negeri Sipil Di Tinjau Dari Tipe Kepribadian A Dan B Di PEPABRI DPC Surabaya

Main Author: Herlina, Ari Nastiti
Format: Undergraduate thesis PeerReviewed application/pdf
Terbitan: Fakultas Psikologi UBAYA , 1995
Subjects:
Online Access: http://repository.ubaya.ac.id/25397/1/P_163_Abstrak.pdf
http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/143545
http://repository.ubaya.ac.id/25397/
Daftar Isi:
  • Sampai saat ini, pensiun masih merupakan masalah sosial yang penting dalam kebudayaan kita. Berbagai tanggapan dan sikap tentang pensiun ini timbul dan banyak dibicarakan. Hal ini terjadi karena sampai saat ir1i masyarakat menganggap bahwa pekerjaan dan status pekerjaan, misalnya ABRI atau Pegawai Negeri Sipil (PNS), mempunyai nilai yang tinggi sebagai sumber kepuasan pribadi dan sosial. Seseorang akan memperoleh status, prestise, dan peran jabatan yang diakui oleh masyarakat karena pekerjaan itu. Oleh karena itu ketika nasa pensiun tiba ia akan kehilangan pekerjaan serta jabatannya, sehingga hal ini akan menimbulkan kerisauan dan kekhawatiran dalam menghadapi masa pensiun. Hal ini juga dipengaruhi oleh tipe kepribadian seseorang, tipe A atas tipe B. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbedaan sikap dalam menghadapi masa pensiun pada purnawirawan ABRI dan pensiunan PNS yang ditinjau dengan tipe kepribadian A dan B di Surabaya. Subyek penelitian ini adalah purnawirawan ABRI dan pensiunan PNS yang terdaftar di PEPABRI DPC Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik "purposive sampling", Kelalui cara ini didapatkan sampel sebanyak 70 orang, yaitu purnawirawan ABRI 35 orang dan pensiunan PNS 35 orang. Hetode pengumpulan data yang digunakan adalah angket, yang terdiri dari angket Sikap dalam menghadapi masa pensiun dan angket Tipe kepribadian. Teknik analisis data yang digunakan adalah Analisis Varians Dua Jalur (Anava AS). Hasil yang diperoleh menunjukkan: (1) Ada perbedaan sikap dalam menghadapi masa pensiun antara purnawirawan ABRI dan pensiunan PNS di Surabaya (F = 5,969 ; p = 0,016). (2) Tidak ada perbedaan sikap dalam menghadapi masa pensiun antara pensiunan yang berKepribadian tipe A dan yang berkepribaoian tipe 8 di Surabaya (F = 0,325 ; p = 0,578). (3) Ada perbedaan sikap dalam menghadapi masa pensiun antara purnawirawan ABRl dan pensiunan PNS yang berkepribadian tipe A dan yang berke-pribadian tipe B di Surabaya (F = 4,189 ; p = 0,042).