PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI(KRPL) DI DESA SEBANI, KECAMATAN TARIK, KABUPATEN SIDOARJO, JAWA TIMUR

Main Authors: RATNA PUTRI, MELINDA, Farid Maruf, Muhammad
Format: eJournal
Bahasa: ind
Terbitan: Publika , 2016
Online Access: http://ejournal.unesa.ac.id/index.php/publika/article/view/15052
Daftar Isi:
  • Abstrak Indonesia merupakan negara berkembang yang memiliki sumber daya yang cukup menjaminketahanan pangan bagi penduduknya. Akan tetapi masih banyak penduduk Indonesia yang belum mendapatkankebutuhan pangan yang tercukupi. Target Pola Pangan Harapan (PPH) yang belum tercapai dengan nilai 95ditahun 2015 yang berdampak pada program Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP). Salahsatunya berada di Kabupaten Sidoarjo. Oleh karena itu keberlanjutan dari program PercepatanPenganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) adalah program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).Masyarakat Desa Sebani adalah salah satu desa yang ditunjuk untuk melakukan program tersebut. Partisipasimasyarakat sangat dibutuhkan dalam keberhasilan suatu program. Berdasarkan hal tersebut, maka perlumemaparkan bagaimana partisipasi masyarakat dalam program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) diDesa Sebani, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.Penelitian ini menggunakan metode penelitiandeskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini melalui wawancara,kuesioner (angket), dan observasi. Fokus dalam penelitian ini yaitu memaparkan partisipasi masyarakat dalamprogram Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di Desa Sebani, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, JawaTimur. Teknik analisa data yaitu dengan pengolahan data, pengorganisasian data, dan penemuan hasil. Hasilpenelitian menunjukkan partisipasi masyarakat masuk dalam kriteria tinggi. Hal tersebut didasarkan padapersentase rata-rata variabel indikator partisipasi masyarakat, yaitu persentase tertinggi indikator ketiga yaitupartisipasi dalam pemanfaatan hasil sebesar 60,65% yang masuk dalam kriteria tinggi, indikator kedua yaitupartisipasi dalam pelaksanaan sebesar 50,23% yang masuk dalam kriteria tinggi, selanjutnya partisipasi dalampengambilan keputusan sebesar 44,27%, yang masuk dalam kriteria rendah dan yang terakhir partisipasi dalampengawasan sebesar 41,15% yang masuk dalam kriteria rendah. Walaupun persentase sudah masuk dalamkriteria tinggi atau sudah baik, perlu dilakukan beberapa perbaikan. Dari masyarakat, masyarakat harus lebihmeningkatkan kesadaran sebagai bentuk partisipasi. Sedangkan dari pihak Badan Ketahanan Pangan danPelaksana Penyuluhan (BKP3) Sidoarjo juga harus lebih berperan aktif dalam program yang dijalankan.Sebaiknya Masyarakat, Kepala Desa, maupun Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3)saling berkoordinasi demi keberhasilan program.Kata Kunci: partisipasi masyarakat, program KRPL