PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DILENGKAPI MACROMEDIA FLASH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK TERMOKIMIA KELAS XI SISWA SMA NEGERI 2 KARANGANYAR T.P 2014/2015
Main Authors: | Nuryanto, Nuryanto; Universitas Sebelas Maret, Utami, Budi; Universitas Sebelas Maret, Saputro, Agung Nugroho Catur; Universitas Sebelas Maret |
---|---|
Format: | Article info application/pdf eJournal |
Bahasa: | eng |
Terbitan: |
Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Sebelas Maret
, 2015
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/kimia/article/view/6610 http://jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/kimia/article/view/6610/4502 |
Daftar Isi:
- Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa pada materi pokok Termokimia melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dilengkapi macromedia flash. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI MIA 1 SMA Negeri 2 Karanganyar yang berjumlah 37 siswa. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah dengan tes dan non tes (observasi, wawancara, kajian dokumen dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dilengkapi macromedia flash dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari persentase kemampuan berpikir kritis siswa sebesar 72,97% pada siklus I dan meningkat menjadi 89,19% pada siklus II. Selain itu, dilihat dari prestasi belajar yaitu berdasarkan aspek kognitif pada siklus I sebesar 54,05% dan meningkat menjadi 78,38% pada siklus II, aspek afektif pada siklus I sebesar 83,78% dan meningkat menjadi 91,89% pada siklus II, sedangkan aspek psikomotor yang hanya dilakukan pada siklus I ketuntasannya sebesar 100%.