KONDISI STRATA TAJUK PADA HUTAN PRODUKSI BEKAS TEBANGAN DI AREAL KERJA PT. INHUTANI I DAN II DI KABUPATEN MALINAU, KALIMANTAN TIMUR
Main Author: | Samsoedin, lsmayadi |
---|---|
Other Authors: | Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan |
Format: | Article info application/pdf eJournal |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan
, 2017
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/3076 http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/3076/2194 |
ctrlnum |
--ejournal.forda-mof.org-ejournal-litbang-index.php-index-oai:article-3076 |
---|---|
fullrecord |
<?xml version="1.0"?>
<dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">KONDISI STRATA TAJUK PADA HUTAN PRODUKSI BEKAS TEBANGAN DI AREAL KERJA PT. INHUTANI I DAN II DI KABUPATEN MALINAU, KALIMANTAN TIMUR</title><creator>Samsoedin, lsmayadi</creator><subject lang="id-ID">Hutan hujan tropik; areal bekas tebangan; strata tajuk</subject><description lang="id-ID">Kegiatan  eksploitasi  hutan telah diketahui sebagai salah satu penyebab kerusakan hutan hujan tropik di Indonesia. Penelinan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi hutan khususnya strata  tajuk yang  sangat  diperlukan untuk mengetahui  kerusakan hutan  akibat kegiatan  penebangan. Penelitian ini dilakukan pada lokasi hutan  produksi bekas tebangan milik PT. lnhutani  I  dan II di Kabupaten Malinau, Kalimantan Timur. Data dikumpulkan dan 16  petak ukur permanen berukuran masing-masing 1 hektar, terdiri dari 4 petak di LOA-5,  LOA-10, dan LOA-30, serta 4 petak pada hutan primer yang belum ditebang. Hasil  penelitiaan menunjukkan bahwa secara umum tidak dijumpai adanya pohon menjulang (emergent) pada hutan primer dan LOA-30. Areal  ini memiliki strata tajuk yang lebih rendah dibandingkan LOA-5 dan LOA-10.  Pada hutan primer, strata  tajuk atas dan tengah didommasi oleh jenis-jenis dari  suku Diprerocarpaceae, sedangkan Koompassia  malaccensis  Maing. ex. Benth.  dominan  di  strata tajuk paling  atas (emergent) pada LOA-5, LOA- 10, dan  LOA-30. Pohon-pohon  menjulang  (emergent) pada  LOA-  10 didominasi oleh Koompassia excelsa (Becc.) Taub. sedangkan pada  LOA-5  didommasi oleh Shorea parvifolia  Oyer.</description><publisher lang="id-ID">Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan</publisher><contributor lang="id-ID">Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan</contributor><date>2017-07-28</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Other:</type><type>Other:</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/3076</identifier><source lang="en-US">Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam; Vol 3, No 4 (2006): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam; 379-388</source><source lang="id-ID">Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam; Vol 3, No 4 (2006): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam; 379-388</source><source>2540-9689</source><source>0216-0439</source><language>ind</language><relation>http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/3076/2194</relation><rights lang="id-ID">##submission.copyrightStatement##</rights><rights lang="id-ID">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</rights><recordID>--ejournal.forda-mof.org-ejournal-litbang-index.php-index-oai:article-3076</recordID></dc>
|
language |
ind |
format |
Journal:Article Journal Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion Other Other: File:application/pdf File Journal:eJournal |
author |
Samsoedin, lsmayadi |
author2 |
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan |
title |
KONDISI STRATA TAJUK PADA HUTAN PRODUKSI BEKAS TEBANGAN DI AREAL KERJA PT. INHUTANI I DAN II DI KABUPATEN MALINAU, KALIMANTAN TIMUR |
publisher |
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan |
publishDate |
2017 |
topic |
Hutan hujan tropik areal bekas tebangan strata tajuk |
url |
http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/3076 http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/3076/2194 |
contents |
Kegiatan eksploitasi hutan telah diketahui sebagai salah satu penyebab kerusakan hutan hujan tropik di Indonesia. Penelinan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi hutan khususnya strata tajuk yang sangat diperlukan untuk mengetahui kerusakan hutan akibat kegiatan penebangan. Penelitian ini dilakukan pada lokasi hutan produksi bekas tebangan milik PT. lnhutani I dan II di Kabupaten Malinau, Kalimantan Timur. Data dikumpulkan dan 16 petak ukur permanen berukuran masing-masing 1 hektar, terdiri dari 4 petak di LOA-5, LOA-10, dan LOA-30, serta 4 petak pada hutan primer yang belum ditebang. Hasil penelitiaan menunjukkan bahwa secara umum tidak dijumpai adanya pohon menjulang (emergent) pada hutan primer dan LOA-30. Areal ini memiliki strata tajuk yang lebih rendah dibandingkan LOA-5 dan LOA-10. Pada hutan primer, strata tajuk atas dan tengah didommasi oleh jenis-jenis dari suku Diprerocarpaceae, sedangkan Koompassia malaccensis Maing. ex. Benth. dominan di strata tajuk paling atas (emergent) pada LOA-5, LOA- 10, dan LOA-30. Pohon-pohon menjulang (emergent) pada LOA- 10 didominasi oleh Koompassia excelsa (Becc.) Taub. sedangkan pada LOA-5 didommasi oleh Shorea parvifolia Oyer. |
id |
IOS1859.--ejournal.forda-mof.org-ejournal-litbang-index.php-index-oai:article-3076 |
institution |
Badan Litbang Kehutanan |
institution_id |
104 |
institution_type |
library:special library |
library |
Perpustakaan Badan Litbang Kehutanan |
library_id |
15 |
collection |
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam |
repository_id |
1859 |
city |
JAKARTA SELATAN |
province |
DKI JAKARTA |
repoId |
IOS1859 |
first_indexed |
2017-07-31T20:50:03Z |
last_indexed |
2017-07-31T20:50:03Z |
recordtype |
dc |
merged_child_boolean |
1 |
_version_ |
1767025164524978176 |
score |
17.538404 |