EVALUASI PENGGUNAAN BEBERAPA METODE PENDUGA BIOMASSA PADA JENIS Acacia mangium Wild
Main Authors: | Qirom, Muhammad Abdul, Saleh2, M. Buce, Kuncahyo, Budi |
---|---|
Other Authors: | pusat penelitian dan pengembangan hutan |
Format: | Article info application/pdf eJournal |
Bahasa: | ind |
Terbitan: |
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan
, 2016
|
Subjects: | |
Online Access: |
http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/1093 http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/1093/1017 |
ctrlnum |
--ejournal.forda-mof.org-ejournal-litbang-index.php-index-oai?verb=ListSets:article-1093 |
---|---|
fullrecord |
<?xml version="1.0"?>
<dc schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/ http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd"><title lang="id-ID">EVALUASI PENGGUNAAN BEBERAPA METODE PENDUGA BIOMASSA PADA JENIS Acacia mangium Wild</title><creator>Qirom, Muhammad Abdul</creator><creator>Saleh2, M. Buce</creator><creator>Kuncahyo, Budi</creator><subject lang="id-ID">Biomassa; BEF; metode; model alometrik</subject><description lang="id-ID"> Metode  pengukuran  biomasa  sangatlah  beragam  dengan  akurasi  dan ketepatan  yang  berbeda-beda. Keakuratan dan  ketepatan metode pengukuran tersebut perlu dibandingkan untuk  mendapatkan metode terbaik. Tujuan penelitian ini  adalah 1)  mendapatkan besarnya alokasi biomasa  masing-masing bagian tanaman, 2) mendapatkan nilai Biomass Expansion Factor (BEF) dan Root to Shoot Ratio (R) jenis Acacia mangium Willd., 3) mendapatkan persamaan alometrik biomasa masing-masing bagian tanaman, 4) mendapatkan  metode  terbaik  untuk  menduga  biomasa  di hutan  tanaman  Acacia  mangium  Wild.  di Kalimantan Selatan. Pengambilan sampel pohon dilakukan secara destructive sebanyak 30 pohon contoh yang mewakili umur satu, dua, tiga, empat, lima, enam, delapan, dan sembilan tahun.  Berdasarkan pohon contoh tersebut didapatkan data biomasa, Biomass Expansion Factor dan Root to Shoot Ratio (R). Penyusunan model alometrik menggunakan model linear dan non linear. Hasil penelitian menunjukkan alokasi biomasa terbesar pada bagian batang (> 50%) dan ranting menyimpan biomasa terkecil Pada umur 1-9 tahun, besarnya BEF (Mg.m-3) berkisar antara 0,44-0,71 Mg.m-3 dan nilai BEF (Mg.) jenis Acacia mangiumWild. berkisar antara 1,06-1,80. Rata-rata nilai R yakni 0,16. Pada bagian permukan  tanah model alometrik terbaik yakni AGB = - 3.14 + 2.84 lnD dengan koefisien determinasi R2  98,6%. Metode penduga biomase terbaik menggunakan BEF (Mg.Mg) per umur. Penggunaan metode ini membutuhkan persamaan alometrik penduga biomassa batang.</description><publisher lang="id-ID">Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan</publisher><contributor lang="id-ID">pusat penelitian dan pengembangan hutan</contributor><date>2016-03-22</date><type>Journal:Article</type><type>Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion</type><type>Other:</type><type>Other:</type><type>File:application/pdf</type><identifier>http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/1093</identifier><identifier>10.20886/jphka.2012.9.3.251-263</identifier><source lang="en-US">Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam; Vol. 9, No. 3 (2012): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam; 251-263</source><source lang="id-ID">Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam; Vol. 9, No. 3 (2012): Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam; 251-263</source><source>2540-9689</source><source>0216-0439</source><language>ind</language><relation>http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/1093/1017</relation><rights lang="id-ID">##submission.copyrightStatement##</rights><recordID>--ejournal.forda-mof.org-ejournal-litbang-index.php-index-oai?verb=ListSets:article-1093</recordID></dc>
|
language |
ind |
format |
Journal:Article Journal Other:info:eu-repo/semantics/publishedVersion Other Other: File:application/pdf File Journal:eJournal |
author |
Qirom, Muhammad Abdul Saleh2, M. Buce Kuncahyo, Budi |
author2 |
pusat penelitian dan pengembangan hutan |
title |
EVALUASI PENGGUNAAN BEBERAPA METODE PENDUGA BIOMASSA PADA JENIS Acacia mangium Wild |
publisher |
Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan |
publishDate |
2016 |
topic |
Biomassa BEF metode model alometrik |
url |
http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/1093 http://ejournal.forda-mof.org/ejournal-litbang/index.php/JPHKA/article/view/1093/1017 |
contents |
Metode pengukuran biomasa sangatlah beragam dengan akurasi dan ketepatan yang berbeda-beda. Keakuratan dan ketepatan metode pengukuran tersebut perlu dibandingkan untuk mendapatkan metode terbaik. Tujuan penelitian ini adalah 1) mendapatkan besarnya alokasi biomasa masing-masing bagian tanaman, 2) mendapatkan nilai Biomass Expansion Factor (BEF) dan Root to Shoot Ratio (R) jenis Acacia mangium Willd., 3) mendapatkan persamaan alometrik biomasa masing-masing bagian tanaman, 4) mendapatkan metode terbaik untuk menduga biomasa di hutan tanaman Acacia mangium Wild. di Kalimantan Selatan. Pengambilan sampel pohon dilakukan secara destructive sebanyak 30 pohon contoh yang mewakili umur satu, dua, tiga, empat, lima, enam, delapan, dan sembilan tahun. Berdasarkan pohon contoh tersebut didapatkan data biomasa, Biomass Expansion Factor dan Root to Shoot Ratio (R). Penyusunan model alometrik menggunakan model linear dan non linear. Hasil penelitian menunjukkan alokasi biomasa terbesar pada bagian batang (> 50%) dan ranting menyimpan biomasa terkecil Pada umur 1-9 tahun, besarnya BEF (Mg.m-3) berkisar antara 0,44-0,71 Mg.m-3 dan nilai BEF (Mg.) jenis Acacia mangiumWild. berkisar antara 1,06-1,80. Rata-rata nilai R yakni 0,16. Pada bagian permukan tanah model alometrik terbaik yakni AGB = - 3.14 + 2.84 lnD dengan koefisien determinasi R2 98,6%. Metode penduga biomase terbaik menggunakan BEF (Mg.Mg) per umur. Penggunaan metode ini membutuhkan persamaan alometrik penduga biomassa batang. |
id |
IOS1859.--ejournal.forda-mof.org-ejournal-litbang-index.php-index-oai?verb=ListSets:article-1093 |
institution |
Badan Litbang Kehutanan |
institution_id |
104 |
institution_type |
library:special library |
library |
Perpustakaan Badan Litbang Kehutanan |
library_id |
15 |
collection |
Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam |
repository_id |
1859 |
city |
JAKARTA SELATAN |
province |
DKI JAKARTA |
repoId |
IOS1859 |
first_indexed |
2018-03-09T21:26:36Z |
last_indexed |
2018-03-09T21:26:36Z |
recordtype |
dc |
merged_child_boolean |
1 |
_version_ |
1767025170362400768 |
score |
17.538404 |