Analisa pengaruh perubahan lingkungan eksternal terhadap strategi bersaing perusahaan efek studi kasus pada PT. Trimegah Securities Tbk

Main Authors: Achmad Indrawan, author, Add author: Heru Sutojo, supervisor
Format: Masters Bachelors
Terbitan: , 2002
Subjects:
Online Access: http://lontar.ui.ac.id/detail?id=20440637
Daftar Isi:
  • <b>ABSTRAK</b><br> Ambruknya kinerja perusahaan sekuritas dalam 3 tahun terakhir tak pelak disebabkan oleh krisis ekonomi politik dan kearnanan yang tak kunjung usai. Dampak nyata situasi ekonomi, politik dan keamanan yang tak menentu adalah jatuhnya indeks harga saham gabungan (lHSG) dan anjloknya nilai transaksi. <br><br> IHSG di BEJ yang pada 17 Januari 2000 sempat mencapal level 703,48, pada 3 Nopember 2000 sudah menurun ke level 409,83, atau turun sekitar 42 persen. Rata- rata nilai transaksi saharn per hari turun dari Rp. 1,3 triliun pada Januari 2000 menjadi Rp. 413,7 miliar pada Oktober 2000. Dalam tiga hari pertama Nopember 2000, rata- rata transaksi saham di bawah Rp. 200 miliar. <br><br> Dalam kondisi pasar yang menurun seperti di atas, perusahaan efek yang hanya mengandalkan kegiatan di pasar sekunder jelas menghadapi kesulitan dalam mempertahankan kegiatan operasinya. <br><br> Setidaknya ada dua cara untuk mengukur keandalan perusahaan efek dalam kegiatan sebagai Perantara Pedagang Efek. Pertama dilihat dari nilai transaksi. Kedua, dilihat dari keaktifan transaksi, yang bisa dideteksi dari frekuensi transaksi. Dukungan dana besar juga menjadi garansi bagi kiprah sebuah PPE Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKB3D) merupakan parameter utama. PPE dengan modal kerja besar jelas mampu bersaing dengan nilai transaksi besar pula. Nah, kalau soal ini, PPE asing atau yang menyandang label BUMN jelas akan sulit disaingi sekuritas kelas menengah dan kecil. <br><br> Dalam karya akhir ini di pelajari aktivitas dan strategi PT Trimegah Securities Tbk. dalam upayanya bersaing di tengah peluang dan ancaman yang terjadi pada industri sekuritas khususnya di tengah krisis ekonomi yang sedang dialami oleh Indonesia, untuk mempertahankan dan mengembangkan pangsa pasar dalam upaya peningkatan kinerja operasionalnya Melalui penelitian ini diharapkan bisa memberikan masukan bagi keberhasilan Perusahaan dan juga memberikan tambahan wawasan bagi para pembaca. <br><br> Dari hasil analisa lingkungan eksternal, terdapat beberapa peluang yang bisa dimanfaatkan antara lain : semakin luasnya penyebaran pengetahuan mengenai pasar modal di masyarakat, diterapkannya otonomi daerah mendorong memberikan peluang yang lebih besar bagi perusahaan-perusahaan daerah untuk ?go public?, dan penjualan aset BPPN, dimana Perusahaan dapat bertindak sebagai Penasehat bagi BPPN maupun bertindak sebagai ?investor?. Ancaman-ancaman yang bisa dilihat antara lain: krisis ekonomi yang berkepanjangan, ketidakstabilan politik di Indonesia, masih Iemahnya daya tabung massyarakat dan tingginya tingkat ?Country Risk? Indonesia, yang berdampak pada rendahnya minat investasi asing di Indonesia dan rendahnya penilaian terhadap aset ataupun nilai saham di Indonesia. <br><br> Analisa lingkungan internal yang dilakukan menunjukan beberapa kekuatan yang dimiliki perusahaan : yaitu memiliki bidang pelayanan uang lengkap, memiliki tenaga kerja yang profesional, fokus pada kegiatan usahanya dan didukung oleh sistem ?back office? yang baik. Selain itu beberapa kelemahan yang dimiliki perusahaan yaitu: masih minimnya pengalaman dan keahlian dalam bidang ,?financial advisory? dibandingkan dengan,?investment bank? asing yang ada di Indonesia dan rendahnya jumlah nasabah asing, baik institusi maupun perorangan. <br><br> Dari hasil pencapaian factor kunci sukses perusahaan, terlihat bahwa perusahaan dapat memenuhi seluruh faktor. <br><br> Dari hasil kajian terhadap strategi bersaing Perusahaan, strategi yang diterapkan perusahaan sudah baik, hanya saja masih perlu dilengkapi dengan suatu strategi yang bersifat dinamis, yang disusun sesuai dengan kemungkinan terjadìnya peruabahan kondisi perekonomian. Hal ini dipandang perlu agar Perusahuan menjadi lebih siap dalam menghadapj perkembangan Iingkungan usaha yang relatif tidak dapat dipastikan.