Perencanaan Rehabilitasi Saluran Induk Daerah Irigasi Ciherang Kabupaten Bandung

Format: Bachelors
Terbitan: #CREATOR_ORGNAME# , 2018
Subjects:
Online Access: http://digilib.polban.ac.id\/download.php?id=22577
Daftar Isi:
  • Kebutuhan air sangatlah penting untuk sektor pertanian, termasuk di daerah irigasi Ciherang, Kabupaten Bandung. Untuk mengoptimalkan distribusi air irigasi maka dilakukan perencanaan rehabilitasi saluran induk dan bangunan irigasi. Jaringan irigasi DI Ciherang terdiri tari 8 ruas saluran induk dengan panjang total ruas saluran induk yaitu 7,794 km. Sepanjang saluran induk ini terdapat 17 bangunan bagi dan sadap, dan 6 gorong-gorong. Sesuai dengan analisa neraca air terpilih pola tanan alternatif ke-23 karena kemampuan debit yang tersedia dapat mengairi lahan daerah irigasi seluas 2145 ha. Dengan nilai kebutuhan air bersih di sawah (NFR) sebesar 0,88 liter/detik, maka melalui perhitungan didapatkan debit yang dibutuhkan dari sumber untuk mengairi seluruh lahan pertanian adalah sebesar 2,67 m3/detik. Saluran induk yang direncanakan menggunakan pasangan batu dengan bentuk trapesium untuk mencegah kehilangan air akibat rembesan, mencegah gerusan pada permukaan saluran dan menguragi biaya pemeliharaan. Untuk mengatasi kemiringan lereng yang terlalu curam maka diperlukan beberapa bangunan terjun. Jumlah total yang bangunan terjun yang direncanaakan yaitu sebanyak 29 buah. Kata kunci: Saluran, bangunan bagi dan sadap, bangunan terjun, gorong-gorong.